Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Untuk Vaksin Covid-19, Nakes di Palu Sebanyak 5.133 Jiwa

Hermana. Foto: Hamdi Anwar/PE


PALU EKSPRES, PALU – Jumlah Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kota Palu saat ini mencapai angka 5.133 orang. Baik berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun non PNS. Dengan rincian Nakes berstatus PNS sebanyak 2.662. Yang terdiri dari 2.056 perempuan dan 606 laki-laki.

Kemudian Nakes dengan status non PNS sebanyak 2.471. Terdiri dari 1.634 Nakes perempuan dan 837 Nakes laki- laki. Seluruh Nakes ini tersebar pada semua jenis sarana fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) di Kota Palu.

Kepala Seksi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) Dinas Kesehatan Kota Palu, Hermana, mengatakan data tersebut bersumber dari aplikasi sistem SDMK Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Namun jelas Hermana, sesuai data perencanaan kebutuhan SDMK tahun 2021 Kota Palu yang diajukan kepada Kemenkes RI, jumlah Nakes berstatus PNS sebanyak 2.685 orang.

“Perencanaan SDMK tahun 2020 yang diajukan untuk tahun 2021,” kata Hermana. Nakes ini tersebar masing-masing di Rumah Sakit Anutapura, Puskesmas dan Dinkes Palu. Dengan rincian, Nakes perawat sebanyak 46,82 persen. Yang terbagi, Nakes medis sebanyak 10,5 persen, Nakes bidan 19,40 persen, farmasi 7,63 persen.

Kemudian kesehatan masyarakat 6,59 persen, kesehatan lingkungan 4, 36 persen, gizi 2,76 persen, visioterpai 0,59 persen dan rekam medis 1,34 persen. “Bekerja di rumah sakit 77 persen. Puskesmas 20 persen dan Dinkes 3 persen,”jelasnya.

Sekaitan dengan rencana pemberian Vaksin Covid-19 bagi yang mendahulukan Nakes, Sekretaris Dinkes Palu, Ilham menjelaskan, pihaknya saat ini tengah melakukan inventarisasi jumlah Nakes untuk kepentingan pemberian vaksin Covid-19. Sebab menurut dia, jumlah vaksin yang didistribusikan tahap pertama ke Sulteng, hanya 11ribu vaksin. Sedangkan target Nakes yang akan mendapat vaksin total untuk 13 kabupaten/kota di Sulteng sebanyak 22ribu lebih.

Inventarisasi menurutnya akan merujuk pada petunjuk teknis (Juknis) pemberian vaksin Covid-19. Sebab terdapat 16 kriteria orang yang tidak mendapat vaksin tersebut. “Kita coba sesuaikan jumlah vaksin dengan 16 kriteria tersebut,”katanya.

Pihaknya pun juga akan tetap menunggu instruksi selanjutnya dari Kemenkes terkait distribusi ataupun proses vaksinasi bagi Nakes. “Kita masih menunggu informasi selanjutnya sambil mulai menginventarisir Nakes kita di Palu,”pungkasnya.
Untuk diketahui, jatah vaksin Covid-19 buatan Sinovac, China untuk Sulteng telah tiba di Kota Palu, Selasa 5 Januari 2021. Jumlahnya sebanyak 11 ribu lebih.

Vaksin tiba di Bandara Mutiara Sis Aljufri pukul 06.00 WITA menggunakan pesawat batik air. Selanjutnya dengan pengawalan ketat aparat kepolisian, vaksin kemudian diangkut menuju kantor Dinkes Sulteng Jalan Kartini. Kepada wartawan, Kepala Dinkes Sulteng, dr i I Komang Adi Sujendra pun menyebut penyaluran vaksin ke kabupaten kota di Sulteng masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat. “Rencananya akan dikirim ke Kabupaten. Tapi belum hari ini atau besok kita masih menunggu instruksi lebih lanjut,”jelasnya.

Menurutnya, vaksin untuk Sulteng akan didistribusikan 3 tahap. Distribusi tahap ke 2 dilakukan setelah vaksin tahap 1 selesai. Dia mengatakan, penerima vaksin tahap pertama adalah tenaga kesehatan sebanyak 22.116. Sedangkan bagi masyarakat umum, ditarget 70 persen dari jumlah total penduduk.  “Jadi tenaga kesehatan dulu. Lalu pekerja pelayanan publik, kemudian para lansia, kelompok resiko rentan, dan masyarakat umum,”pungkasnya. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital