Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Forum Satu Data Palu Dibentuk, Sinergi Program One Touch Data Wali Kota Terpilih

Rapat pengumpulan data dan peningkatan kapasitas forum 1 data Kota Palu. Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, PALU – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Palu menginisiasi pembentukan forum 1 data Kota Palu. Forum ini bertujuan mengintegrasikan basis data dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkot Palu sekaitan dengan urusan wajib dan pelayanan dasar.

Dalam forum, terdapat 3 lembaga. Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Bappeda Palu. Dalam menjalankan forum, Diskominfo bertindak sebagai wali data. BPS sebagai pembina dan Bappeda menjalankan fungsi kesekretariatan.

Kepala Bidang Data dan Informasi Bappeda Palu, Ibnu Mundzir menjelaskan, forum 1 data sebenarnya telah diatur dalam sebuah Peraturan Presiden (Perpres). Namun karena belum punya aturan turunan, maka belum ada daerah yang melaksanakannya.

“Jadi kami menginisiasi karena pada dasarnya sudah ada Perpres, maka kita buat forum 1 data Kota Palu,”jelas Ibnu, Jumat 8 Januari 2021.

Dia menerangkan saat ini forum tengah melakukan pengumpulan data sekunder dari seluruh OPD. Kata dia, OPD dalam hal ini adalah produsen data yang selama menurutnya kerap tidak memiliki standar.

“Kita menggelar pembekalan dengan melibatkan BPS. Baik tentang standar data, metode pengumpulan dan, teknik pengolahan hingga penyajian data. Sekaligus membantu Kominfo untuk peningkatan kapasitas,”katanya.

Data yang terkumpul, selanjutnya nanti akan diteruskan ke Dinas Kominfo sebagai wali data.

“Kominfo menjadi lembaga penyedia data. Siapa saja yang butuh data, baik pemerintah maupun masyarakat bisa mengaksesnya ke Kominfo sebagai penyedia data tersebut,”ujarnya.

Dalam kaitan perencanaan, kesediaan data yang terstandar sebut Ibnu, bersifat sangat penting. Setiap tahun data dibutuhkan dalam menunjang penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Terlebih saat ini data OPD juga dibutuhkan dalam proses penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Tentu kita tidak mau kalangkabut ketika nanti membutuhkan data untuk kepentingan RKPD dan RPJMD tersebut,”paparnya.

Data yang dihasilkan forum ini nantinya lanjut Ibnu, bisa saling mengisi dengan buku Kota Palu dalam angka yang setiap tahun diterbitkan oleh BPS. Sebuah buku yang memuat seluruh dokumen data dan menjadi sentral data suatu daerah.

Buku Kota Palu dalam angka yang terbit tahun 2021 ini akan berbeda dari sebelumnya. Dimana data dari seluruh OPD sudah termuat didalamnya. OPD akan berkontribusi terhadap pengisian data tersebut. Hingga nanti menjadi rujukan sentral dari dokumen data disuatu wilayah dengan muatan data semua urusan wajib pemerintah, pelayanan dasar dan pelayanan penunjang.

“Isinya nanti akan berbeda. Tidak sebatas data penduduk dan soal lainnya. Tapi diperkaya dengan data dari masing-masing OPD,”imbuhnya.

Selain itu, hasil pengumpulan data forum ini juga akan langsung bisa menyesuaikan program Wali Kota Palu terpilih 2020-2024 Hadianto-Reny, yakni program “one touch data”. Dimana program ini mendorong pemerintah menyediakan data secara cepat, mudah dan akurat serta berbasis elektronik.(mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital