Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Lagi, Pemkot Palu Kirim Bantuan ke Sulbar

Rapat koordinasi persiapan penyaluran bantuan ke Mamuju dan Mejene Sulbar dipimpin Sekkot Palu H Asri, Selasa 19 Januari 2021 di ruang Bantaya Kantor Wali Kota Palu. Foto: Hamdi Anwar/PE

PALU EKSPRES, PALU – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu kembali mengirimkan bantuan logistik kebutuhan pokok bagi korban bencana gempa di Kabupaten Mamuju dan Majene Sulawesi Barat (Sulbar).

Sebelumnya 4 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Palu telah berangkat bersama sejumlah relawan dan logistik bantuan. Bahkan, saat ini Dinas Sosial (Dinsos) Palu telah membuka dapur umum di Majene.

Rencana pengiriman bantuan bahkan dimatangkan bersama seluruh pimpinan OPD dalam rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Kota (Sekkot) Palu H Asri, Selasa 19 Januari 2021.

Pengiriman bantuan logistik susulan ini rencananya dilakukan secara bersamaan, Rabu pagi 20 Januari 2021 dari halaman Kantor Wali Kota Palu.

Logistik rencananya pula akan diantar langsung Wali Kota Palu bersama seluruh pimpinan OPD.

“Logistik kita lepas secara resmi pukul 08.00 pagi dari halaman kantor wali kota. Sedangan rombongan kemungkinan menyusul karena masih harus mengikuti rapat paripurna di DPRD Palu,” kata Sekkot.

Dalam rapat persiapan ini, masing-masing pimpinan OPD memastikan telah menggalang donasi untuk kepentingan bantuan bencana ini.

Rapat ini juga sekaligus menginventarisir jumlah bantuan dari seluruh OPD. Termasuk kekuatan armada yang akan digunakan mengangkut logistik.

Perjalanan menuju Sulbar menurut Kepala Dinas Perhubungan Palu, M Arif Lamakarate paling lambat bisa ditempuh dengan waktu 12 jam. Terlebih saat ini terdapat satu ruas jakan yang sedang dilakukan peningkatan.

Sementara Kepala Pelaksana BPBD Palu, Singgih B. Prasetyo menjelaskan, rombongan perlu mengantisipasi kesediaan penginapan saat tiba di Sulbar. Iapun meminta rombongan pengangkut logistik nantinya perlu mendapat pengawalan aparat kepolisian untuk mengantisipasi penjarahan.

Dia mengaku, secara umum kondisi di Mejene dan Mamuju berangsur membaik.

Menutup rapat, Sekkot kembali menegaskan bahwa logistik bantuan nantinya akan dibagi menjadi dua. Masing-masing untuk distribusi ke Kabupaten Majene dan Mamuju.

“Kita lihat dulu total logistik yang terkumpul,” demikian Sekkot. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital