Senin, 28 September 2026
Opini  

Diskusi Ringan Bersama Rusdy Mastura; Pangan dan Energi Penentu Daya Saing

Gubernur terpilih Rusdy Mastura bersama Hasanuddin Atjo. Foto: istimewa

Oleh Hasanuddin Atjo

Kamis, tanggal 4 Februari di 2021 kembali saya mengunjungi salah satu klien industri tambak udang modern, teknologi Supra Intensif di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Hampir di sepanjang tahun 2020, rute direct Makassar ke Batulicin Tanah Bumbu atau sebaliknya ditutup. Boleh jadi terkait dengan strategi Lockdown, menekan laju penularan Covid-19. Dan pada saat itu, menuju Batulicin, ibukota kabupaten Tanah Bumbu, terpaksa melalui Banjarmasin dan perjalanan darat antara 6 – 7 jam, atau melalui bandara udara Kota Baru, induk Kabupaten Tanah Bumbu. Dan, perjalanan dilanjutkan dengan speed boat/Fery, selama 1 – 2 jam. Kunjungan kali ini sengaja bersama gubernur terpilih Sulawesi Tengah, Rusdi Mastura bersama beberapa kawan dari Palu. Dan Alhamdulillah direct Makassar-Batulicin selama 70 menit.

Maksud dari kunjungan bersama tersebut tidak lain sebagai upaya memberi motivasi dan semangat bahwa apa yang telah menjadi visi dan misi Rusdi bersama Makmun mendorong pangan, di antaranya udang sangat beralasan.

Di saat menunggu boarding, kami sarapan di salah satu restoran, Bandara Hasanuddin, Makassar. Saya dan beberapa kawan teribat diskusi ringan bersama Rusdi Mastura, Gubernur terpilih Pilkada Sulteng 2020. Beberapa saat kemudian, Gubernur terpilih Rusdi Mastura mulai angkat bicara bahwa kita di kurun waktu lima tahun ke depan “cari uang” dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat Sulteng dalam upaya perbaikan fiskal dan menurunkan angka kemiskinan. Rusdi mengatakan kita harus fokus membangun sektor pangan, energi dan pariwisata. Di sektor pangan kita akan kembangkan komoditi Udang; tanaman Porang, Durian Monsanking; ternak besar Sapi dan Rotan.

Jadi, lima komoditas unggulan yang akan jadi fokus kita dengan pendekatan industrialisasi. Di sektor tambang terutama nikel dan biji besi, kita akan arahkan kepada program hilirisasi termasuk industri smelter untuk nilai tambah. Dan tidak berhenti sampai di situ, karena akan didorong industri baterai lithium yang akan menggantikan energi konvensional fosil seperti BBM dan batu bara.

Selain itu, kita juga akan lakukan redesain pengelolaan tambang yang lebih ke ramah lingkungan sesuai pesan yang termuat dalam 17 Goals SDGs 2016 -2030. Mutlak diperlukan IPAL terstandarisasi.

Selesai Rusdi Mastura memberi ulasan singkat terkait visi misinya, saya kemudian menimpali bahwa Presiden Pertama RI, Soekarno pernah mengatakan “ Siapa yang menguasai pangan dan energi, maka dia akan menguasai dunia”. Jadi pikiran pak gubernur terpilih sudah selaras atau inline dengan pemikiran presiden Joko Widodo dan Presiden Soekarno. Apalagi Indonesia ini didukung sebagai negara tropis yang dimungkinkan memproduksi pangan sepanjang tahun. Selain itu sinar matahari yang melimpah karena bersinar selama 12 jam menjadi satu modal dasar sebagai sumber energi untuk men- chas baterai baterai lithium sebagai energi penggerak bagi mesin mesin industri. Semua yang hadir terlihat sinar matanya berbinar tanda setuju.

Saya lebih lanjut mengemukakan bahwa Pemerintah melalui Kick of Meeting Pokja Peningkatan Indutri Udang Nasional Menko Marvest pada Selasa, 2 Februari 2021, kembali merevisi target produksi udang nasional dari 520 ribu ton di 2019 menjadi 2 juta ton di tahun 2024, yang sebelumnya ditargetkan hanya 1,27 juta ton. Menurut sejumlah ahli yang diminta pandangan mengatakan bahwa sesungguhnya target itu tidaklah ambisius bahkan boleh dikatakan realistis. Pasalnya, Thailand dan Vietnam dengan garis pantai 1/30 Indonesia atau sekitar 3.200 km, produksi udangnya di tahun 2019 melebihi Indonesia yaitu sekitar 600 ribu ton. Apalagi negeri beriklim tropis dan memiliki teknologi budidaya udang Supra Intensif berproduktivitas mencapai 150 ton/ha/musim tanam sekitar 4 bulan. Yang akan kita tengok di Batulicin hari ini adalah teknologi Supra Intensif dan masuk siklus budidaya ke tiga dengan produktifitas antara 140 – 150 ton/ha/musim tanam atau 280 -300 ton/ha/tahun. Sulawesi Tengah memiliki panjang pantai 6.600 km dua kali Vietnam. Dan, di tahun 2020 produksinya sekitar 40.000 ton. Sangat tidak berlebihan kalau Pemerintah daerah berkeinginan meningkatkan produksi 5 kali lipat di 2025, yaitu menjadi 200 ribu ton, dan bisa berkontribusi 10 persen terhadap nasional. Karena pesawat akan landing, maka artikel ini diakhiri dan kita berharap di bawah kepemimpinan Rusdi Mastura dan Makmun Amir, Sulawesi Tengah, bisa maju pada sektor Pangan, Energi dan Pariwisata. SEMOGA

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam