Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

GMKI : Pancasila Menangkal Radikalisme di Kampus!

GMKI mengadakan diskusi dengan tema Menyoal Pancasila, Radikalisme dan Kebebasan Berekspresi di Perguruan Tinggi dan Tantangan Implementasi Permenristekdikti nomor 55 tahun 2018 (13/02/2021). Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, JAKARTA Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) mengadakan diskusi dengan tema  Menyoal Pancasila, Radikalisme dan Kebebasan Berekspresi di Perguruan Tinggi dan Tantangan Implementasi Permenristekdikti nomor 55 tahun 2018 (13/02/2021).

Diskusi ini dihadiri oleh narasumber, di antaranya Rektor UNIPA, Wakil Rektor Unsrat, Rektor Uniera Halmahera, Mantan Rektor Maranatha, dan Akademisi USU.

Rektor Universitas Papua (UNIPA) Meky Sagrim menyampaikan untuk melawan paham radikal di dalam kampus, ia memiliki visi yaitu Transformasi dan Restorasi menuju mahasiswa yang pancasilais dan berkompeten dengan cara tanamkan iman dan taqwa, cinta keberagaman dan cinta nasionalisme kepada mahasiswa. Hal itu agar kaidah keilmuan yang berdasarkan nilai-nilai Pancasila hasilnya dapat bermanfaat untuk orang lain.

Sementara itu Ronny Gosal yang merupakan wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan alumni Universitas Sam Ratulangi Manado berpendapat, saat ini kenyataannya banyak kaum radikal masih mempertentangkan Pancasila dan  radikalisme tumbuh subur di kampus melalui dogma atau pendekatan agama.  “Sehingga Permenristekdikti ini merupakan pondasi yang kuat untuk melawan paham-paham radikal dan yang bertentangan dengan Ideologi Pancasila,” ujarnya.

Rektor Uniera Halmahera, Herson Keradjaan menyampaikan, untuk mewujudkan dan mengimplementasikan UKM PIB sesuai perintah Permenristekdikti di kampus-kampus, GMKI atau Organisasi Kepemudaan harus berjalan beriringan bersama kampus agar dapat terlaksana.

Armein ZR Langi, Rektor Universitas Maranatha Bandung, periode 2016-2020 menyampaikan, sebaiknya GMKI harus membuat narasi Suprakultur di abad ke 21 ini, agar dapat berperan besar dalam menyiapkan pengembangan manusia dan menyongsong masa depan dengan tetap menjaga nilai-nilai kebudayaan, karakter internal bangsa dan perkembangan profesionalitas, namun tetap tidak anti terhadap dengan perbedaan-perbedaan pandangan.

Sementara Badikenita Sitepu yang merupakan akademisi USU sekaligus anggota DPD RI menegaskan, Pancasila itu membentuk sikap mental mahasiswa agar dapat selalu mencintai bangsa dan negaranya. Kehadiran GMKI masih sangat dibutuhkan untuk membentuk UKM PIB agar dapat melawan dan menangkal paham-paham radikalisme di dalam kampus.

Sambil menutup acara, moderator sekaligus Sekfung Perguruan Tinggi PP GMKI, Agung Tamtam Sanjaya menyampaikan, ini bentuk keseriusan GMKI untuk mewujudkan UKM PIB dan melawan paham radikalisme di kampus-kampus.

PP GMKI juga mendorong pemerintah untuk lebih serius dan tanggap melihat persoalan radikalisme di kampus. “GMKI berkomitmen untuk terus mengamalkan nilai Pancasila dan menjalakan gerakan berbasis ilmu pengetahuan di kampus. Hal ini merupakan arah juang dan komitmen GMKI di perguruan tinggi,”  ujar Prima Surbakti. ***

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital