Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Pansus Pengawasan Covid-19 DPRD Sulteng Perkuat Sosialisasi

Soni Tandra. Foto: Istimewa


PALU EKSPRES, PALU – Panitia Khusus (Pansus) Pengawasan Penanganan Covid-19 tahun 2021 DPRD Sulteng, telah menyusun sejumlah rencana untuk kepentingan pengawasan tersebut. Ketua Pansus, Sony Tandra mengemukakan, langkah pertama yang mereka lakukan adalah menyosialisasikan Covid 19 secara massif. Karena hasil survei BPK RI dalam LHP penanganan Covid-19 tahun 2020 menyatakan hanya 30 persen masyarakat Sulteng yang mengetahui permasalahan Covid-19.

“Berarti ada 60 persen masyarakat Sulteng tidak tau Covid-19. Barangkali ini sebabnya banyak masyarakat yang tidak menjalankan protokol kesehatan (Prokes),” ungkap Sony, Rabu 10 Februari 2021. Setelah itu, jika sosialisasi dianggap massif, maka selanjutnya kata Soni pihaknya akan melakukan penegakan disiplin Prokes.

“Tentu kitorang akan minta Satpol PP, kemudian masyarakat di desa kitorang perkuat seperti ada pembentukan Satgas Covid-19,” ujarnya. Kemudian mendorong penerapan lokalisir wilayah atau Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berskala kecil bila terdapat daerah-daerah dengan kasus Covid-19 tinggi. Dengan catatan langkah itu perlu ditopang dengan anggaran untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari masyarakat.

“Apa depe persoalan kalau terjadi seperti itu. Umpamanya satu desa perlu dapat bantuan beras 14 hari atau satu bulan, nah itu yang kita mau cari,”paparnya. Pihaknya pun sambung Soni, akan mendorong perbaikan sistem pemeriksaan spesimen yang selama ini ia anggap kacau. Sekaitan proses pengiriman spesimen yang kerap salah alamat
“Kemudian pemeriksaan lebih dari tiga hari. Sehingga masyarakat yang kena terpapar itu dia tidak tau,”sebutnya.

Kemudian bagaimana mendorong agar tracking kontak dilakukan secara masif. Pemeriksaan rapid tes tanpa dibayar. Karena selama ini ia menilai masyarakat menghindar karena rapid tes berbayar. “Lewat di perbatasan, karena dibayar, ya dia pakai joki. Semua itu kitorang akan minta. Jadi susun dulu rencana Satgas, operasi, sosilaisi dan memperbaiki pemeriksaan,” ucapnya. Terkait pemeriksaan di pos perbatasan, Pansus tambah dia akan mendorong penambahan laboratorium dan sumber daya manusia (SDM) petugas kesehatan palayanan di pos tersebut.

“Pemeriksaan kerja masih tetap normal. Padahal hasil pemeriksaan masih diatas 3 hari. Harusnya ini, disampingnya menambah laboratorium. Tapi SDMnya harus ditambah. Jadi shifnya itu, bila perlu bukan seperti sekarang. Kerja jam 8 pulang jam 5. Dia harusnya 24jam kalau bisa,” jelasnya. Oleh sebab itu, pihaknya juga akan mengupayakan penambahan instentif bagi SDM petugas pos perbatasan.

“Itulah kitorang butuh insentif. Butuh pelatihan-pelatihan SDM. Itu yang kitorang harus kawal. Agar menjalankan pemeriksaan dengan baik,” Selanjutnya mendorong pemerintah agar menambah jumlah ruangan untuk kepentingan isolasi bagi pasien Covid-19. “Tempat isolasi diperbanyak. Isolasi mandiri dikurangi. Karena pertanyaannya siapa yang bertanggung jawab kalau Isolasi mandiri tidak ada yang lihat orang kesana kemari. Itu juga bisa menyebabkan klaster baru,”pungkasnya. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital