Jumat, 18 September 2026
Daerah  

Ribuan Penambang Serbu PETI Dongi-Dongi

Tenda-tenda para penambang di lokasi tambang Dongi-Dongi. Foto: Foto Antara/Anas Masa

PALU EKSPRES, PALU– Ribuan penambang yang datang dari berbagai daerah menyerbu lokasi eks Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Dongi-Dongi yang berada dalam kawasan konservasi Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) di Kabupaten Poso,Sulawesi Tengah.
Sebagaimana dirilis Antara, Senin (15/2/2021), melaporkan kondisi di lokasi tambang Dongi-Dongi saat ini sangat memprihatinkan, sebab telah dikuasai sepenuhnya oleh para penambang yang berasal dari luar Sulawesi Tengah.
Sebagian besar penambang yang ada di PETI Dongi-Dongi berasal dari Sulawesi Utara (Sulut), Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan dan ada juga dari Pulau Jawa.
Para penambang bebas melakukan kegiatan karena sudah tidak lagi dijaga oleh petugas baik dari aparat kepolisian maupun Polhut,semuanya telah ditarik keluar beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, lokasi tersebut masih dijaga aparat, termasuk Polhut.
Sejak Desember 2020, kata Ede, salah seorang penambang, aparat keamanan maupun petugas Polhut yang ditempatkan di pintu masuk ke lokasi maupun di dalam areal PETI Dongi-Dongi sudah tidak lagi melakukan pengawasan dan penjagaan.
Artinya,lokasi itu sudah tidak dijaga aparat sehingga penambang bebas menambang di lokasi PETI Dongi-Dongi yang berjarak sekitar 1,5 km dari jalan raya Palu-Napu di wilayah Dongi-Dongi.
Diperkirakan jumlah penambang di lokasi PETI Dongi-Dongi saat ini mencapai sekitar 4.000 orang.
Areal penambangan jadi semakin tambah luas. Kalau dahulu hanya di kawasan areal sekitar 15 hektare yang dijadikan lokasi penambangan emas ilegal, kini sudah meluas sampai ke kebun kakao milik masyarakat.
Para penambang melakukan aktivitas tidak hanya pada pagi hari, tetapi malampun mereka menambang dengan menggunakan penerangan listrik (mesin genset).
Rata-rata penambang telah mendirikan tenda-tenda di sekitar maupun di areal PETI Dongi-Dongi agar mereka bisa bekerja di waktu malam hari.
Lubang-lubang rep (tanah/pasir yang mengandung emas) yang dahulu telah ditutup, kini semuanya telah dibuka kembali oleh para penambang. Jumlah lubang rep saat ini sudah mencapai ribuan lubang.
Ede mengatakan satu lubang rep biasanya dikuasai oleh 10 orang dengan sisten kongsi.
Artinya, ada salah satu dari anggota yang membiayai kebutuhan mereka, termasuk menanggung makan/minum sehari-hari.
Saat rep diolah dan menghasilkan emas, maka emas itu kemudian dijual dan uangnya dibagi-bagikan kepada semua anggota penambang yang tergabung dalam satu kongsi.
Seluruh rep yang berasal dari PETI Dongi-Dongi, kemudian dibawah ke tromol di Kelurahan Poboya, Kota Palu. Disanalah, kata dia, rep tersebut diproses menjadi biji-biji emas.
Kepala Balai Besar TNLL, Jusman membenarkan bahwa lokasi PETI Dongi-Dongi saat ini sudah diserbu kembali oleh para penambang yang kebanyakan datang dari Pulau Sulawesi.
Dari hasil kunjungannya ke lokasi tambang pada hari Sabtu (13/2) pekan ini,Jusman cukup terkejut ketika menyaksikan para penambang dengan bebas tanpa ada rasa takut menambang dalam kawasan konservasi.
Saat berada di lokasi PETI Dongi-Dongi, Jusman mengaku tidak bisa berbuat apa-apa,sebab kondisinya cukup rawan.
Masalahnya, jumlah penambang ribuan orang. “Tidak mungkin kami mau menertibkan sendiri.Bisa konyol diserbut penambang,” ujarnya.
Menurut dia, untuk menyelesaikan kembali permasalahan PETI Dongi-Dongi harus dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai pihak terkait.
“Kami (Taman Nasional Lore Lindu) sebagai pengelolah kawasan tidak bisa menertibkan sendiri. Harus secara terpadu bersama-sama seluruh instansi dan institusi terkait yang ada di daerah ini,” kata Jusman.
Melihat kondisi PETI Dongi-Dongi sekarang ini yang sudah dikuasai penambang, pihaknya akan segera berkoordinasi kembali dengan Pemprov Sulteng, Pemkab Poso, Pemkab Sigi dan unsur kepolisian yakni Polda Sulteng dan Korem 132 Tadulako untuk menyelesaikan permasalah PETI Dongi-Dongi.
Ia mengatakan dalam waktu dekat ini, rencananya akan bertemu dengan Kapolda Sulteng.
Dia berharap dalam waktu yang tidak terlalu lama, sudah ada langkah atau aksi penertiban kembali lokasi PETI Dongi-Dongi, sebelum terjadi hal-hal yang lebih merugikan lagi.
PETI Dongi-Dongi yang dalam setahun terakhir ini kembali marak diserbu penambang selain rawan konflik, juga bencana alam tanah longsor.
Sebab, menurut beberapa penambang, sudah banyak lubang rep yang ketemu satu dengan lainnya. Itu artinya sudah banyak rongga dalam tanah dan jika saja terjadi gempa yang keras atau hujan lebat terus-menerus, maka tidak menutup kemungkinan terjadi longsor.
Dan jika sampai hal itu terjadi, maka akan ada banyak penambang bisa tertimbun.
Makanya, sebelum semuanya terjadi, pihaknya, kata Jusman akan segera melakukan upaya penutupan kembali lubang-lubang rep dan mengusir semua penambang dari lakasi PETI Dongi-Dongi.
Menjawab pertanyaan, Jusman mengatakan jika ada petugas dari Balai Besar TNLL yang ikut terlibat di dalamnya, maka oknum bersangkutan akan ditindak tegas.
“Yang tau petugas kami ikut terlibat, hanya penambang. Makanya kalau ada bukti akurat keterlibatan oknum Polhut TNLL, maka akan langsung diproses,” tegasnya.
Karena itu, Jusman meminta agar masyarakat bisa melaporkan segera oknum-oknum petugas Balai besar TNLL yang terlibat dalam aktivitas di PETI Dongi-Dongi, tentu dengan melengkapinya bukti akurat.
Sebab, tanpa disertai dengan bukti akurat, pihaknya tentu tidak akan begitu saja melakukan penindakan. “Tapi kalau ada bukti kuat, maka oknum Polhut atau karyawan Balai besar TNLL yang terlibat langsung di tindak tegas,” ujarnya.
Areal PETI Dongi-Dongi sebelum diobrak-abrik para penambang adalah kawasan hutan yang banyak ditumbuhi pohon/kayu endemik yakni pohon leda.
Selain pohon leda, juga beberapa jenis pohon/kayu yang berkualitas serta menjadi habitat berbagai jenis fauna, termasuk beberapa satwa endemik seperti babi rusa,burung rangkong, anoa,rusa dan banyak lagi.
Namun, kata Jusman, sejak lokasi itu dijamah oleh para penambang yang tidak bertanggungjawab dan hanya memikirkan kepentingan dan kebutuhan hidupnya sendiri, semua jenis pohon, termasuk kayu leda sudah habis ditembang.
Begitu pula denga kayu lainnya telah ditebang untuk kebutuhan menambang. Sama halnya dengan satwa-satwa yang tadinya hiduop bebas dalam habitat mereka, semuanya telah hengkang dari sana.
Kini, areal PETI Dongi-Dongi sudah menjadi gundul lagi.Padahal sebelumnya ketika lokasi itu ditutup telah ditanami berbagai pohon.
“Pohon-pohon yang telah ditanam beberapa,kini sudah lenyap bagai ditelan bumi,” kata Jusman dengan nada sedih. (antara)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam