Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

230 Warga Segera Direlokasi ke Huntap Kelurahan Duyu

TINJAU - Wali Kota Palu Hidayat bersama Kepala BPPW Sulteng, Ferdi Ka' Nalo dan Kepala BP3 Sulawesi, Suko Wiyono meninjau kesiapan Huntap Kelurahan Duyu, Senin 15 Februari 2021. Foto: Hamdi Anwar/PE


PALU EKSPRES, PALU – Hunian Tetap (Huntap) di Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga Palu, diresmikan pada Senin (15/2/2021), sekaligus dimulainya relokasi Warga Terdampak Bencana (WTB) menempati Huntap tersebut. Huntap ini dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi (BP3S) II pada Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng)

Serta Direktorat Jenderal Cipta Karya Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulteng (BP2WS) dengan Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Pemukiman Sulteng. Jumlahnya sebanyak 230 unit dengan luas lahan masing-masing Huntap 150 meter persegi. Dilengkapi dengan Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL, sarana air bersih dan meteran listrik.

WTB yang menempati Huntap Duyu ini berasal dari 14 kelurahan di Kota Palu. Namun mayoritas berasal dari Kelurahan Balaroa. Untuk tahap awal, jumlah WTB yang direlokasi baru sebanyak 108 KK. Kementerian PUPR menargetkan, proses relokasi seluruh WTB paling lambat akhir Februari 2021 ini.

Wali Kota Palu Hidayat, dalam kegiatan tasyakuran peresmian Huntap menyebut, pembangunan Huntap ini berjalan cukup panjang. Karena banyaknya kendala yang mesti diselesaikan bersama. “Kami sangat berterimakasih kepada PUPR yang telah menyediakan Huntap ini,”kata Hidayat. Dia menjelaskan, penanganan WTB dilakukan dengan dua skema. Bagi WTB yang rumahnya masuk dalam Zona Rawan Bencana (ZRB) 4 atau zona merah diintervensi dengan menerima bantuan Huntap.

Sedangkan WTB yang rumahnya rusak diluar ZRB diintervensi dengan dana stimulan perbaikan rumah. “Data awal kita ada sebanyak 7.126 unit rumah masuk dalam ZRB 4. Lalu rumah rusak berat tidak masuk ZRB kurang lebih 48ribu unit,”jelasnya. Pemkot Palu sendiri ujar Hidayati juga telah mengupayakan membangun Huntap di Kelurahan Tondo melalui bantuan yayasan Budha Tzu Chi. Sejauh ini sebanyak 1.611 unit Huntap sudah ditempati WTB.

Kemudian Pemkot juga membangun sebanyak 127 unit Huntap di Kelurahan Warga yang menempati Huntap Balaroa ini berasal dari 14 kelurahan. Hidayat berharap, WTB yang belum menentukan sikap untuk segeta memilih lokasi Huntap yang akan disediakan PUPR. Kepala BP2W Sulteng Ferdi Ka’ Nalo menambahkan, di Huntap Duyu nantinya akan mendorong warga mengembangan lahan pekarangan untuk bercocok tanam. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital