Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

DPRD Sulteng Tinjau Lokasi PETI Buranga Parimo

TINJAU LOKASI PETI BURANGA - Anggota DPRD Sulteng saat meninjau lokasi PETI Buranga, Kamis (4/3/2021). Foto : ASWADIN/PE

PALU EKSPRES, PARIMO– Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Tengah meninjau lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Buranga,  Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Dalam kegiatan ini Wakil Ketua Komisi II DPRD Sulteng, Moh. Nur Dg Rahmatu didampingi tiga anggota DPRD Sulteng lainnya.

Ia mengatakan, lokasi PETI Desa Buranga saat ini telah dipasangi garis pembatas atau police line oleh aparat kepolisian setempat.

“Setelah kami lakukan peninjauan hari ini ternyata lokasi PETI ini telah diberi garis pembatas oleh pihak kepolisian agar lokasi tidak lagi disentuh oleh masyarakat, sesuai dengan kesepakatan Pemda dan pihak Polda Sulteng bahwa aktivitas penambangan di daerah ini ditutup,” kata Nur Dg Rahmatu ditemui wartawan di lokasi PETI Buranga, Kamis (4/3/2021).

Menurutnya, penggalian lubang di lokasi PETI Desa Buranga sangat luar biasa dampaknya terhadap lingkungan. Sehingga, kata dia,  wajar jika terjadi musibah karena lubang pascatambang menganga dan terbilang cukup dalam.

“Olehnya itu, bisa saja longsoran tanah terus terjadi. Makanya kami dari DPR, pertama meminta kepada Pemda Provinsi maupun Kabupaten agar benar-benar aktivitas PETI ini distop. Apapun yang terjadi harus ditutup karena sudah menggali di luar tata ruang yang ada,” ujarnya.

Selain itu, galian pascatambang di lokasi PETI nyaris mengikis badan jalan yang ada di desa tersebut.  Hal ini nantinya bisa saja memicu terjadinya kecelakaan bagi pengendara yang malintas setiap saat di tempat itu.

“Saya lihat ini aparat kepolisian termasuk dari dinas terkait aktif di lapangan untuk mengawasi agar tidak terjadi lagi aktivitas penggalian lubang tambang yang tidak sesuai dengan aturan,” katanya.

Olehnya, ia mengimbau kepada masyarkat agar tidak melakukan aktivitas di lokasi tersebut. Karena  tempat tersebut sangat rawan dengan melihat kindisi tanah yang labil.  Dan, apabila terkena hujan, dinding tebing bekas galian yang menganga bisa longsor kembali.

“Jadi kepada dinas terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) atau Dinas ESDM Provinsi Sulteng, meminta kepada bapak Gubernur atau Bupati agar lubang ini kita lakukan reklamasi di lokasi ini,” pintanya.

Meskipun harus mengeluarkan biaya katanya, lubang-lubang pascatambang tersebut harus direklamasi atau ditutup kembali agar masyarakat tidak terpancing untuk datang dan melakukan aktivitas pertambangan di lokasi tersebut.

“Walaupun reklamasi ini mengeluarkan biaya kita harus sepakat untuk keluarkan biaya. Dan kami lihat ada empat titik lubang pascatambang di sini dan itu harus direklamasi,” ujarnya. (asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital