Sabtu, 8 Agustus 2026

Kenapa Jakarta Selalu Banjir Bukan Karena Pemimpinnya, Simak Nih Penjelasan Ilmiah BNPB

JAKARTA, PE – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan DKI Jakarta sebagai daerah paling rawan banjir. Salah satu penyebabnya karena resapan air yang berkurang setiap tahun.

Menurut Kepala BNPB Willem Rampangilei, perubahan pola pembangunan membuat tidak ada lahan hijau atau aliran sungai yang berfungsi dengan baik di ibu kota.

“Kalau kita lihat pembangunan sejak tahun 1972 sampai 2014 bahwa hampir semuanya merah, tidak ada warna hijau. Artinya, Jakarta rawan terhadap banjir karena tidak ada daerah resapan air,” jelasnya saat jumpa pers di Graha BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta (Rabu, 22/2).

Willem menyampaikan, sebelum tahun 2014, daerah aliran sungai (DAS) di Jakarta mampu menyerap 45 persen air. Sehingga air yang mengalir di sungai hanya sekitar 65 persen.

“Tapi saat ini DAS hanya mampu menyerap 15 persen air, sehingga 85 persen air lainnya mengalir di aliran sungai dan menyebabkan sungai tidak mampu menampung air tersebut,” bebernya.

Ditambah lagi, presentase hujan di Jakarta yang menjadi run off. Artinya, begitu hujan terjadi maka 85 persen air langsung masuk ke dataran rendah. Selebihnya masuk ke dalam tanah dan menguap.

Willem menambahkan, temuan terbaru pihaknya diketahui bahwa setiap wilayah di Jakarta mengalami penurunan permukaan tanah secara rutin per tahun.

“Di Jakarta Pusat itu sampai 10 centimeter per tahun, jadi memang kompleks. Harus ada pengembangan teknologi untuk memperbaiki ini,” tegasnya.

(wah/RMOL/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital