Sabtu, 8 Agustus 2026

Pengusaha Udang dari Sulsel, Target Lokasi Budidaya Vaname 1000 Hektare di Tolitoli

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Rusli Dg. Palabbi, SH MH berbincang dengan Bakti Baramuli melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) kepada PT. Esaputli Prakarsa Utama (PT. EPU) bertempat di Desa Lingadan Kecamatan Dakopemean, Kabupaten Tolitoli, Rabu (17/3/2021). Foto: Humas Pemprov

PALU EKSPRES, PALU– Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Rusli Dg. Palabbi, SH MH didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Sulteng, Ir. Christina Sandra Tobondo MT dan rombongan melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) kepada PT. Esaputli Prakarsa Utama (PT. EPU) bertempat di Desa Lingadan Kecamatan Dakopemean, Kabupaten Tolitoli, Rabu (17/3/2021).
Kunjungan dan Monev Wakil Gubernur diterima secara langsung oleh pimpinan PT. EPU, Bakti Baramuli didampingi mantan Bupati Tolitoli, Moh. Saleh Bantilan, Kadis PMPTSP Tolitoli Nurleli Isol SH serta pejabat terkait lainnya.
Dalam penekanannya Wakil Gubernur meminta agar perusahaan tersebut melengkapi segala kelengkapan administrasi terutama keterangan izin membuat usaha pada sektor perikanan.
Wakil Gubernur berharap perusahaan tersebut dapat memproduksi udang vaname yang berkualitas, apalagi kebutuhan akan udang semakin meningkat.
Perusahaan tersebut lanjut wakil gubernur tentu saja akan menciptakan lapangan kerja baru, yang tentu saja membutuhkan tenaga kerja yang cukup banyak dan diharapkan penduduk sekitar menjadi prioritas utama.
Menanggapi hal tersebut, Pimpinan PT. EPU Tolitoli, Bakti Baramuli didampingi pejabat terkait lainnya mengakui telah mengurus dokumen serta kelengkapan administrasi lainnya.
Akan tetapi, setelah dilakukan pengecekan, masih ada kekurangan kelengkapan administrasi yakni dokumen surat izin usaha perikanan (SIUP) dan untuk itu pihak PT. EPU berjanji akan segera melengkapinya.
PT. EPU Tolitoli merupakan salah satu anak cabang perusahaan yang bergerak di bidang perikanan khususnya budidaya udang vaname.
Perusahaan tersebut juga telah membuka usahanya di Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, termasuk di Kabupaten Parigi Moutong. Pihak perusahaan menargetkan akan membuka lokasi budidaya udang vaname seluas 1000 hektar.
Khusus di Desa Lingadan, Kecamatan Dakopemean, pihak perusahaan telah melakukan pembebasan lahan seluas 86 hektar dengan rincian 43 hektar merupakan lahan inti dan 43 hektar sebagai lahan plasma dengan bekerja sama dengan koperasi setempat.
Pihak perusahaan juga berjanji akan membuat Ipal untuk mencegah terjadinya pencemaran lingkungan serta melakukan penanaman pohon mangrove.
Direncanakan kedepannya, setiap hektar lahan tambak akan menghasilkan 8 Ton udang vaname sebagaimana disampaikan oleh salah satu pimpinan PT. EPU. (***/bid/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital