Sabtu, 8 Agustus 2026

Kemenag Tolak Pendaftar Haji yang Pakai Dana Talangan

RENGGANG- Jamaah haji melaksanakan tawaf dengan menjaga jarak (29/7/2020). Tidak ada yang diizinkan menyentuh atau mencium Kakbah. Foto: SAUDY MEDIA MINISTRY VIA AP

PALU EKSPRES, JAKARTA – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menaruh perhatian pada praktik pemberian fasilitas pembiayaan atau dana talangan haji. Menurut dia, fasilitas itu memicu semakin panjangnya antrean haji. Dia mencontohkan, di Sulawesi Selatan, antrean haji mencapai 44 tahun.
Dengan fasilitas dana talangan haji itu, orang yang belum memiliki cukup uang bisa mendaftar dan mendapat nomor porsi haji. Lembaga keuangan atau sejenisnya memberikan talangan, lalu orang tersebut mengangsur dengan disertai bunga atau sejenisnya.
’’Jadi, orang berlomba-lomba dan kita tahu antreannya sudah sedemikian panjang,’’ katanya saat meresmikan Wisma Shafa Asrama Haji Sudiang di Makassar pada Sabtu (3/4). Kebijakan yang akan diambil ialah menolak pendaftaran haji dengan dana talangan.
Dadi Darmadi, pengamat haji dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, setuju dengan gagasan yang bakal diambil Kemenag itu. ’’Waktu zaman (Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Red) Pak Anggito Abimanyu (dana talangan haji) sudah dilarang,’’ ujarnya kemarin (4/4). Namun, belakangan, dana talangan haji terus bermunculan dengan beragam skema.
Menurut Dadi, Kemenag harus duduk bersama pihak terkait untuk mengeluarkan regulasi larangan dana talangan haji itu. Kemenag harus membahas bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan yang terpenting pihak perbankan.
Dadi menambahkan, di tengah kondisi ekonomi yang sulit seperti sekarang ini, lembaga keuangan tentu berupaya mengelola dana sebanyak-banyaknya dari masyarakat. Termasuk lewat fasilitas pembiayaan atau dana talangan haji. (jpc)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital