Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Puluhan Pejabat di Parimo Belum Menyampaikan LHKPN

Wabup Parimo Badrun Nggai. Foto: Aswadin/PE

PALU EKSPRES, PARIMO– Sebanyak 21 orang pejabat dilingkup Pemerintah  Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng), belum menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Dari 21 orang pejabat yang belum melaporkan LHKPNnya itu terdiri dari pejabat eselon II, sekretaris, para camat serta bendahara. Dan diketahui, telah melewati batas waktu yang ditentukan yakni, 30 Maret 2021.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Parimo Badrun Nggai  ditemui usai pelantikan pejabat di lantai II Kantor Bupati, Kamis (29/4/2021), mengatakan, setiap pejabat yang tidak mengindahkan mengenai LHKPN akan diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Saya sudah mengimbau kepada semua untuk melaporkan LHKPN. Terkait sanksi apa, saya belum mengetahui persis seperti apa nantinya, yang jelas ada sanksinya,” tegasnya.

Ia mengaku, dalam penyampaian LHKPN itu pihaknya mendapat perpanjangan waktu. Sehingga, ia mendesak Inspektorat untuk segara menyampaikan hal tersebut kepada yang bersangkutan untuk secepatnya melengkapi dokumen yang dibutuhkan.

Menurutnya, puluhan pejabat yang belum menyampaikan LHKPN tersebut telah menerima surat teguran dari Inspektorat setempat.

“Sudah ada surat teguran dari Inspektorat kepada puluhan pejabat itu. Bahkan, saya juga sudah sampaikan kepada mereka lewat WhatsApp,” terangnya.

Lanjut dia mengatakan, penyampaian LHKPN ini ditargetkan April 2021 seluruhnya sudah harus rampung. Sebab, hal ini akan berdampak terhadap penilian kepatuhan terhadap Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong itu sendiri.

“Ini berdampak juga terhadap penilaian kepatuhan Pemkab, serta dampak-dampak lainnya apabila tidak menaati ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Sekaitan hal ini, ia meminta perlu adanya kepedulian dan keseriusan dari setiap pejabat yang dimaksud terkait penyampaian LHKPN tersebut.

“Jangan nanti ada sanksi diberikan, baru melakukan pengisian formatnya. Jika belum juga melaporkan, maka sanksi tegas sesuai ketentuan akan kami keluarkan,” ujarnya. (asw/palu ekspres)

Wabup Parimo, Badrun Nggai. Foto : ASWADIN/PE

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital