Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Penjelasan Pengadaan Alat Peraga, Disdikbud Hadirkan Mantan Kasubag Program

Kepala Bidang Manajemen SD, Disdikbud Parimo, Ibrahim. Foto : ASWADIN/PE

PALU EKSPRES, PARIMO– Setelah diskorsing, rapat pansus LKPJ kembali di gelar, Selasa (4/5/2021), bertempat di ruang aspirasi. Rapat dipimpin oleh Ketua Pansus LKPJ, Suardi dan dihadiri anggota DPRD lainnya yang tergabung dalam Pansus LKPJ.
Rapat Pansus tersebut kembali menghadirkan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong dalam rangka untuk memberikan jawaban kepada DPRD mengenai alokasi belanja anggaran yang digunakan di masa pandemi COVID-19.
Dalam rapat itu, Disdikbud menghadirkan mantan Kasubag Program Disdikbud Parimo, Ibrahim, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Manajemen Sekolah Dasar (SD). 
Menurut Ibrahim, penggunaan anggaran saat itu sudah sesuai dengan prosedurnya. Hal itu kata dia, dilakukan secara hati-hati tanpa mengabaikan perintah undang-undang. 
“Karena anggarannya terpangkas hingga Rp 6 miliar lebih,” ungkapnya.
Itupun sebut Ibrahim, anggaran diambil berdasarkan usulan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2020. Dengan ketentuan bahwa pengusulan anggaran dilakukan 1 tahun sebelumnya, yaitu tahun 2019.
Ia menjelaskan, dalam penggunaan anggaran lainnya, Disdikbud membelanjakan anggaran itu sesuai penggunaannya, seperti pengadaan Laptop, Printer dan lainnya yang tidak bisa ditunda. 
Sedangkan untuk belanja alat peraga sekolah lanjut dia, tetap menjadi kebutuhan walaupun dilakukan melalui sistem pembelajaran online.
“Kami akui memang ada alat peraga yang belum digunakan sekolah saat pembelajaran tatap muka. Namun, karena hal tersebut berasal dari dana DAK, maka setiap sekolah tetap memprogramkannya,” ujarnya.
Sementara, Mohamad Fadli salah satu anggota DPRD dari komisi IV mengatakan bahwa, pansus LKPJ tetap optimis jika DPA Disdikbud Parimo bisa dibagi. Karena kata dia, sebagai mitra setidaknya harus mengetahui hal tersebut.
“Dan hingga saat ini DPA Disdikbud tahun 2020 belum diberikan ke Pansus LKPJ sebagai dasar penyamaan persepsi antara lembaga DPRD dan Pemerintah daerah setempat,” ujarnya.
Ia menambahkan, mengenai permasalahan ini semua sudah klir. Namun, yang menjadi pertanyaan pihaknya adalah, soal kebijakan Pemkab mengenai pembayaran insentif guru honor yang belum terealisasi hingga saat ini. (asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital