Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

MIT Bunuh 4 Petani, KSP: Tak Ada Tempat bagi Terorisme di Tanah Air

Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramodhawardani. (antara)

PALU EKSPRES, JAKARTA– Kabar tentang pembunuhan empat petani oleh kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso, Sulawesi Tengah, Selasa (11/5/2021), memantik reaksi Deputi V Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jaleswari Pramodhawardani. Dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (12/5/2021), dia menegaskan tidak ada tempat bagi terorisme di Tanah Air.
“Pemerintah akan menindak tegas pelaku dan organisasi teroris di Indonesia, baik di Poso, Papua, dan tempat lain di Indonesia,” ujar Jaleswari.
Kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, Sulawesi Tengah membunuh 4 orang petani warga Desa Kalimago, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Selasa, 11 Mei 2021.
Saksi warga setempat melaporkan bahwa pelaku tindakan keji ini adalah Qatar bersama 4 orang teroris lainnya yang merupakan anggota organisasi teroris Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Ali Kalora.
Jaleswari menekankan Kantor Staf Presiden mengutuk keras dan memastikan bahwa aparat keamanan akan melakukan pengejaran dan penindakan terhadap kelompok teroris MIT.
Dia menyampaikan, kekejian yang dipertontonkan oleh para teroris MIT di tengah bulan suci Ramadhan serta situasi pandemi Covid-19, menunjukkan watak dan perilaku para teroris sama sekali tidak memiliki nilai-nilai agama serta tidak memiliki nurani kemanusiaan.
Untuk itu, dia menekankan penindakan terhadap teroris dan terorisme ditujukan untuk menjamin rasa aman masyarakat, sehingga masyarakat bisa turut berpartisipasi dan berkontribusi dalam proses pembangunan, serta menikmati hasil dari proses pembangunan tersebut yang merupakan hak warga negara yang dijamin oleh konstitusi dan instrumen HAM internasional.
Terkait tindakan keji para teroris di Poso yang menimbulkan korban 4 orang petani ini, Kantor Staf Presiden akan memastikan kehadiran negara di tengah keluarga korban dan komunitas masyarakat sekitar. (ant)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital