Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Laporan Korlantas Polri, Begini Kondisi Jalan Pantura dan Jalur Selatan

Jalan Rusak

JAKARTA, PE – Beberapa bulan menjelang arus mudik Ramadhan dan Idul Fitri, sejumlah ruas jalan di Jalur Selatan hingga Pantai Utara (Pantura), Jawa Barat dan Jawa Tengah, rusak.

Kondisi tersebut dipantau langsung Kepala Korlantas Polri Inspektur Jenderal Royke Lumowa bersama instansi terkait selama dua hari, 23-24 Februari lalu.

“Kerusakan jalan mulai dari perbatasan Jawa Tengah, di Majenang dan Cilacap. Terjadi kerusakan jalan hingga kurang lebih 15 kilometer. Sambung-menyambung hingga ke Banyumas, Purwokerto,” kata Royke dalam siaran persnya, Sabtu (25/2) malam.

Kemudian volume kendaraan terpantau padat dari perbatasan Jawa Tengah hingga memasuki Kabupaten Cilacap. Kerusakan jalan juga terdapat di wilayah penghubung antara Ajibarang – Bumiayu, Brebes (Ketanggungan dan Songgom) serta Tegal (Prupuk dan Slawi).

Bahkan, mulai dari perbatasan kota Purwokerto hingga pertigaan Songgom – Prupuk, mengalami kerusakan yang cukup parah.

“80 persen jalannya rusak. Kurang lebih, sepanjang 40 kilometer,” tutur alumni Akpol 1987 itu.

Saat ini, lanjut Royke, sejumlah ruas jalan yang rusak sedang diperbaiki oleh Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU).

Khusus kendaraan-kendaraan berbobot di atas delapan ton diimbau tidak melewati kota Prupuk, selama proses perbaikan jalan selesai agar tidak mengganggu pekerjaan KemenPU.

Begitu juga di jalur Pejagan (Brebes) hingga Purwokerto (Banyumas) dan arah sebaliknya. Pembatasan kendaran berbobot di atas delapan ton,diharapkan dapat mempercepat perbaikan jalan dan pembangunan empat flyover di Brebes dan Tegal.
Antara lain, flyover Dermoleng (Brebes), flyover Kretek (Brebes), flyover Klonengan (Tegal), dan flyover Kesambi (Tegal).

Pihak Polri telah menyiapkan rute alternatif bagi truk-truk tersebut, melalui Jalur Pantura, Semarang, Magelang dan Purworejo.

Menurut Royke, pekerjaan perbaikan jalan ini ditargetkan akan selesai, maksimal awal bulan Ramadhan 2017. Sehingga para pemudik bisa pulang kampung dengan nyaman saat Lebaran nanti.

Selain itu, mantan Dirlantas Polda Metro Jaya tersebut, mengimbau masyarakat dapat bersabar dan tetap mentaati semua rambu-rambu atau petunjuk-petunjuk petugas di lapangan.

“Ini sangat rawan dan sangat vital. Harus selesai satu bulan sebelum arus mudik,” pungkasnya.

(wid/RMOL/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital