Minggu, 9 Agustus 2026

Marcelinus : Kasus Puskesmas Birobuli Tak Boleh Sebatas Pengembalian Anggaran

Marcelinus. Foto: Hamdi/PE

PALUEKSPRES,PALU – Anggota DPRD Palu Marcelinus menyoroti langkah penyelesaian terkait dugaan penggelapan dana insentif Tenaga Kesehatan (Nakes) di Puskesmas Birobuli, Palu.

Menurutnya, hingga kini tak ada informasi yang jelas mengenai penanganan kasus tersebut.

Kata Marcelinus, memang banyak kabar yang beredar bahwa Inspektorat daerah telah mengaudit penggunaan dana penanganan Covid-19 tersebut. Bahkan dari hasil audit disebut-sebut inspektorat memerintahkan pengembalian dana yang diambil tidak sesuai petunjuk teknis (Juknis) tersebut.

Bahkan ia juga mengaku penyidik Tipikor Polres Palu telah mengusut dugaan itu. Bukan hanya itu, Marcel mengungkap beberapa waktu lalu, Wali Kota Palu Hadianto Rasyid berjanji akan menindak tegas semua yang terlibat dalam penggunaan dana insentif Nakes di Puskesmas Birobuli.

“Tidak ada yang jelas. Kalau dibilang Inspektorat memerintahkan pengembalian, lantas mana bukti pihak Puskesmas telah mengembalikan. Ini tidak ada transparansi,” kata Marcel, Sapan akrabnya, Minggu 18 Juli 2021.

Demikian halnya informasi bahwa kasus itu telah bergulir ke bagian Tipikor Polres Palu. Mercel mengaku jika memang tengah diselidiki, maka sejauh apa proses penyelidikanya.

“Publik harus mengetahui seperti apa penyelesaian kasus tersebut,”ujarnya.

Marcel mengutarakan, seandainya memang ada perintah untuk mengembalikan, maka langkah ini harusnya diikuti dengan langkah hukum. Karena terbukti ada perbuatan melawan hukum dengan adanya pengembalian tersebut.

Jika tidak, hemat Marcel hal ini bisa berulang. Karena tidak ada efek jera.

“Enak dong orang melakukan korupsi. Jika ketahuan hanya sekedar pengembalian,”katanya.

Masih terkait informasi pengembalian dana yang telah dibagi ke Nakes, Marcel juga membeberkan bahwa Kepala Puskesmas Birobuli lagi-lagi membebankan hal itu kepada Nakes. Padahal sebelumnya, sewaktu dana itu akan dibagi, kepala Puskesmas juga memerintahkan para Nakes untuk mengembalikan dana ke rekening bendahara Puskesmas.

“Kasihan Nakes kita. Dipermainkan seenak hati,”ketusnya.

Dia pun meminta, inspektorat daerah harus memeriksakan pengelolaan dana Covid-19 untuk insentif Nakes diseluruh Puskesmas. Karena berdasarkan laporan masyarakat, rekayasa Surat Keputusan (SK) untuk mengklaim insentif Nakes, bukan hanya terjadi di Puskesmas Birobuli.

“Di Puskesmas Nosarara saya mendapat laporan. Bahwa rekayasa untuk klaim dana insentif juga terjadi. Dan mereka bertanya, kenapa tak ada audit inspektorat di Puskesmas Nosarara,”sambung Marcel.

Ia berharap wali kota juga harus menindak tegas sesuai kewenangannya. Minimal melakukan penggantian terhadap kepala Puskesmas Birobuli dan kepala dinas kesehatan.

“Ini preseden buruk bagi publik. Ditengah masyarakat tersiksa dengan banyaknya pengetatan kegiatan ekonomi, disisi lain, ada penyelewengan dana penanangan Covid-19 yabg dialkukan aparatur pemerintah,”demikian Marcel. (mdi/pe)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital