Jumat, 1 Mei 2026

Sulteng Kembali Dapat Jatah Rp200 Miliar PEN

Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura pada pertemuan dengan Direktur PT. Bank Sulteng bersama jajaran dan Kanwil Dirjen Perbendaharaan Departemen Keuangan RI, Kamis (29/7/2021). Foto: Biro Adpim Sulteng

PALUEKSPRES,PALU- Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura, Mencanangkan Penyaluran Kredit Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui Bank Sulteng, Kamis, 29 Juli 2021.

Eko Erifianto, Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tengah mengatakan bahwa Program PEN adalah program pemerintah yang diluncurkan sejak Tahun 2020 hingga kini untuk mengurangi dampak Covid-19 terhadap perekonomian masyarakat yang ditujukan pada sektor informal atau UMKM.

Tahun 2020 Pemerintah secara nasional menyiapkan alokasi dana sebesar Rp695,2 Trilyun dan Tahun 2021 ini sebesar Rp688,3 Trilyun.

Sulawesi Tengah untuk 9 subklaster mencapai Rp1, 39 Trilyun yang terealisasi hingga 26 Juli 2021, antara lain untuk klaster kesehatan, sub klaster BPUM (BanPres untuk usaha Mikro), untuk sembako, kartu pekerja, program keluarga harapan Bantuan Sosial Tunai dan BLT Desa, dan juga Bantuan Padat Karya.

Selanjutnya pemulihan ekonomi juga dilakukan melalui Penyaluran Kredit PEN kepada UMKM melalui Perbankan salah satunya melalui PT Bank Sulteng. Tahap I sebesar Rp200 Miliar dan Tahap II juga sebesar Rp200 Miliar. 

Dirut PT Bank Sulteng Rahmat Abdul Haris, menyampaikan bahwa Bank Sulteng pada Tahun 2020 dipercaya pemerintah sebagai Bank Penyalur Kredit PEN untuk UMKM sebesar Rp200 Miliar dan berjalan baik dan sukses.

“Tidak ada kredit macet dan penyaluran kredit PEN melalui Bank Sulteng mencapai Rp780,155 miliar atau Rp469,97 Miliar,” ujar Abdul Haris. Dana tersebut kata dia, sudah dikembalikan PT Bank Sulteng Kepada Pemerintah.

Selanjutnya Tahun 2021 ini PT Bank Sulteng kembali mendapat kepercayaan untuk menyalurkan dan PEN pemerintah sebesar Rp200 Miliar dengan Bunga 4%.

Gubernur Rusdy Mastura, mengapresiasi Departemen Keuangan atas kerjasamanya dan kepercayaannya kepada Bank Sulteng sebagai penyalur Kredit PEN untuk Percepatan pemulihan ekonomi masyarakat sebagai dampak bencana Covid dan bencana alam.

“Semoga hal ini memberikan dampak yang besar untuk masyarakat Sulawesi Tengah,” ujarnya. Gubernur juga meminta agar Bank Sulteng terus berusaha berkembang dan masuk kepada semua sektor usaha.

“Kita harus mendorong Bank Sulteng menjadi Bank yang besar bisa kompetitif dengan bank-bank lainnya,” harap bekas wali Kota Palu dua periode itu.

Pemerintah Daerah kata dia akan berusaha untuk meningkatkan kekuatan fiskal daerah yang berdampak nantinya untuk peningkatan kapasitas Permodalan Bank Sulteng. (BiroadmPimp)

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777