Kamis, 3 September 2026
Opini  

Belajar Tak Berbatas Ruang dan Waktu

MHD natsir. Foto: Istimewa

Oleh MHD. Natsir Yunas (Dosen di Jurusan PLS FIP UNP Padang)

Sejatinya belajar tak berbatas ruang dan waktu. Belajar bisa di mana saja dan kapan saja. Ruang kelas hanyalah fasilitas untuk belajar, dan tidak akan menghentikan proses belajar ketika ruang kelas tidak tersedia. Begitu juga halnya dengan usia yang menjadi syarat wajib ketika menjalani proses belajar di lembaga pendidikan formal. Karenanya, meskipun usia sudah lanjut, proses belajar tetap bisa dijalankan dengan baik. Tuntutan untuk belajar bisa dilakukan sejak dari ayunan sampai liang lahat. Proses belajar terhenti di saat nyawa terpisah dari badan. Di saat manusia tidak bisa berbuat apa-apa lagi.

Pandemi yang belum berakhir sampai saat ini, memberikan kesempatan kepada kita untuk memahami belajar dalam pengertian yang lebih universal dan komprehensif. Jalur pendidikan formal, nonformal dan informal, yang disebutkan dalam Undang-undang Sisdiknas No 20 tahun 2003 selama pandemi ini seakan tidak berlaku. Dalam kondisi seperti ini sulit untuk menegaskan pendidikan formal yang berdiri dengan sendirinya.

Bagaimana tidak, saat ini terkadang lebih sibuk orangtua di rumah dibandingkan aktivitas belajar di sekolah. Pada saat situasi belajar normal, para orangtua biasanya hanya dituntut untuk mendampingi anaknya belajar di rumah atau sekedar mengulang pelajaran yang belum dipahami di sekolah. Tetapi sekarang jadwalnya menjadi sangat padat, dari aktivitas belajar sampai dengan memastikan tugas-tugas yang diberikan guru melalui aplikasi zoom meeting sudah selesai dikerjakan. Ketika belajar anak lebih banyak dengan orangtua dan semua proses belajarnya dilayani dan didampingi orangtua. Maka pendidikan formal hanya sebatas administrasi yang harus dipenuhi.

Saat pandemi seperti sekarang ini proses belajar tidak boleh terhenti. Berbagai kendala yang dihadapi anak dalam belajar di sekolah selama pandemi, jangan sampai menghentikan proses belajarnya. Karena belajar bukan hanya di sekolah dan sekedar mendapatkan ijazah sebagai bukti tamat pendidikan. Belajar adalah kehidupan itu sendiri, di setiap hirupan nafas ini kita sedang belajar dan itu tidak boleh terhenti. Sehingga dalam hal ini, pilihan untuk ikut Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP) atau Paket C (setara SMA), merupakan solusi bagi yang terkendala dalam mengikuti pembelajaran di sekolah, namun masih ingin mendapatkan ijazah untuk melanjutkan pendidikan formal ke jenjang yang lebih tinggi.

Belajar memberikan ruang yang begitu luas kepada setiap individu untuk mengembangkan kemampuannya. Sehingga meskipun bergelar guru atau dosen dan pendidik lainnya, kita adalah pembelajar. Karena tidak semua materi pelajaran yang dikuasai oleh pendidik. Kemampan kita sangatlah terbatas, adakalanya peserta didik lebih paham tentang sesuatu hal melalui proses belajar yang didapatkan sendiri. Sehingga dalam hal ini akan terwujud guru yang murid dan murid yang guru. Saling memberi dan menerima tanpa ada yang merasa paling tahu semuanya. Hal ini menjadi penting untuk memahami posisi dan kemampuan serta keterbatasan yang dimiliki. Agar diperbaiki dan disempurnakan dengan belajar.

Individu yang baik adalah individu yang mau belajar. Merasa diri pintar dan tahu segalanya adalah sikap arogan dalam belajar. Perkembangan teknologi dan informasi saat ini menuntut setiap individu untuk terus belajar. Meningkatkan kemampuan menjalani kehidupan yang penuh dengan tantangan. Belajar untuk bisa menciptakan, memanfaatkan dan mengembangkan segala kemampuan untuk hal-hal yang lebih baik lagi.

Berbagai tingkat pendidikan formal yang sudah dilalui harusnya semakin meningkatkan semangat belajar. Semakin kita belajar semakin kita tahu akan kekurangan diri. Sehingga belajar menjadi aktivitas yang menyenangkan. Dalam ini berlaku konsep Life Long Learning sebagai  upaya seseorang untuk terus belajar secara sukarela dan berkelanjutan untuk untuk mengembangkan kemampuan dan kompetensinya.

Belajar itu sebenarnya hanyalah kemampuan setiap individu mengambil nilai-nilai dari satu sumber belajar yang ada di alam ini. Dunia seisinya begitu luas terhampar sebagai sumber belajar. Hewan tidak bisa berfikir, hanya manusia yang bisa menggunakan akalnya untuk berfikir dan mendapatkan pelajaran dari setiap peristiwa yang ada di dunia ini.  Kambing ketika melihat hamparan rumput hijau yang terbayang olehnya adalah makan dan tidak akan pernah peduli lagi siapa pemiliknya. Berbeda dengan manusia yang tidak hanya berfikir urusan perut tetapi berfikir bagaimana mengelola hamparan rumput tersebut untuk kepentingan masyarakatnya. Mengambil pelajaran dengan memuji Tuhan yang menciptakannya, karena tidak ada satupun kejadian dan penciptaan makhluk di dunia ini yang sia-sia.

Oleh sebab itu ada beberapa hal yang perlu menjadi pertimbangan agar bisa menjadi individu pembelajar yang tidak dibatasi ruang dan waktu. Pertama, setiap individu haruslah memahami cara belajar yang paling menyenangkan baginya. Setiap indvidu memiliki cara belajar sendiri dan tidak perlu memaksakan diri untuk sama dengan cara belajar orang lain. Karena bisa jadi sesuatu yang kelihatan mudah dilakukan oleh orang lain, tetapi bagi kita terasa sulit, begitu juga sebaliknya.

Kedua adalah siap menerima nasehat dan terbuka untuk melakukan perubahan. Individu yang mau belajar adalah pribadi yang rendah hati. Tidak merasa hebat dan menganggap kemampuannya yang paling baik. Pembelajar akan mencari dan menerima setiap hal yang dapat meningkatkan kemampuannya. Mengendalikannya untuk bisa menghasilkan perubahan yang diharapkan.

Ketiga, mengamalkan dan mengajarkan pengetahuan yang sudah didapatkan. Cara terbaik menguatkan pengetahuan adalah dengan mengamalkan dan mengajarkannya. Sekecil apapun ilmu yang diamalkan dan diajarkan akan semakin menguatkan pengetahuan si pembelajar itu sendiri. Menjadi contoh bagi orang lain dan berbagi ilmu dengan sesama ibarat cahaya matahari yang tidak akan pernah padam. Pembelajar berbagi cahaya tetapi cahayanya tidak berkurang dan bahkan semakin terang benderang.

Keempat, menguatkan tekad dan komitmen untuk selalu belajar di mana saja dan kapan saja. Semangat belajar tidak akan dibatasi waktu dan tempat. Belajar adalah cara terbaik menjalani proses ini. Di mana saja dan kapan saja si pembelajar tetap bisa memaknai proses belajar dengan baik. Karenanya manusia yang sedang menjalani proses belajar harus menjaga tekad dan komitmennya untuk tetap fokus pada tujuan. Tidak goyah dengan berbagai godaan yang melunturkan semangat belajar.

Saat ini kemampuan belajar kita sedang diuji dalam mencari solusi untuk mengakhiri pandemi Covid-19 ini. Semoga ruang dan waktu tidak membatasi semangat kita dalam belajar.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam