Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Pelaku Usaha Kecil Dilatih Mengenal Marketplace

PALUEKSPRES, PALU – Kelompok Peduli Perempuan dan Anak melaksanakan pelatihan kepada kelompok usaha kecil di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, meningkatkan akses pasar melalui marketplace dengan mengajak beberapa narasumber yang memiliki kompetensi terkait pengelolaan pasar berbasis online di Palu Golden Hotel, Kamis 7 Oktober 2021

“Situasi pandemi yang terjadi telah memberikan dampak yang luas di seluruh sendi-sendi penghidupan masyarakat termasuk sektor usaha kecil juga terdampak pandemi COVID-19. Sehingga, dengan bertumbuhkembangnya marketplace saat ini termasuk pemanfaatan media sosial bisa menjadi alat bagi pelaku usaha kecil memperluas pasarnya,” ujar Adriani M Hatta selaku direktur KPPA Sulteng, Kamis (7/10/2021).

Ia menambahkan dengan dukungan RESTORE (Response Toward Resilience Project) UNDP terus bergiat dalam pemulihan ekonomi melalui inisiasi pelembagaan UMKM berpusat pada perempuan di Desa Tuva, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi. Desa Tuva adalah salah satu desa di Kecamatan Gumbasa yang dilanda tiga bencana, dimulai dari gempa bumi 28 September 2018, bencana banjir bandang di tahun 2020 disusul pandemi Covid-19.

“Kami berupaya dalam memulihkan penghidupan masyarakat termasuk usaha-usaha kecil yang selama ini mengalami kesulitan dalam pemasaran. Olehnya, kami mengundang beberapa narasumber yang menguasai sistem pasar digital,” ungkapnya.

Ani menyebutkan beberapa narasumber yakni Murshied yang menguasai sistem marketplace, Dewiyanti memiliki keahlian memotret produk untuk layak tampil di marketplace, dan Subarkah menyampaikan pentingnya kelompok usaha kecil menguasai pasar berbasis digital atau online sebagai media yang potensial untuk direbut pelaku usaha.

Siti Nurbaya, salah seorang pelaku usaha kecil mengatakan dengan adanya pelatihan ini sangat membantu pengetahuan mereka dalam memasarkan produk-produk. Seperti tortila, gula aren, minyak kelapa dan beberapa produk lainnya melalui marketplace. Bahkan, menggunakan sosial media dengan menyajikan produk yang memiliki tampilan dan kualitas terbaik bagi pembeli.

“Saya sangat senang bisa ikut pelatihan ini karena baru mengetahui dengan menggunakan smartphone bisa jualan dan memotret produk dengan hanya menggunakan smartphone bisa menjadi menarik dan bisa menampilkan foto produk di marketplace,” ungkapnya. (kia/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital