Kamis, 3 September 2026
Opini  

Maulid dan Refleksi Keteladanan

Basrin Ombo. Foto: Istimewa

Oleh Basrin Ombo, S.Ag, M.HI (Penghulu Ahli Madya Kementerian Agama Kabupaten Poso)

BAGI sebagian besar umat Islam di Indonesia, bulan Rabbi’ul Awwal menjadi momentum yang dimaknai dengan simbol-simbol penekanan terhadap sikap keteladanan. Hal ini ditandai dengan giat masyarakat yang menyambut bulan kelahiran baginda Rasul Muhammad SAW. ini dengan berbagai perayaan yang tujuannya mengarah pada bagaimana sikap seorang muslim dalam rangka mengikuti dan meneladani beliau.
Peringatannya pun dilakukan dengan berbagai bentuk, ada yang dilakukan secara sederhana, ada yang dilakukan dengan cara yang besar, acaranya mulai dari membaca shalawat, membaca kitab-kitab barzanji (maulid Barzanji karya karya Sayyid Ja’far bin Husin al-Barzanzi, maulid Syaraful Al-Anam karya Imam Abdur Rahman bin Muhammad ad-Diba’i asy-Syaibani al-Yamani az-Zabidi asy-Syafi`i, maulid ad-Diba’ karya Imam Wajihuddin Abdu Ar-Rahman bin Muhammad ad-Diba’i), ada tabliq akbar bahkan ada yang membuat acaranya begitu besar yakni dengan tajuk maulid nusantara. Tempat pelaksanaannya pun mulai dari rumah-rumah penduduk, mushalla, langgar, masjid dan bahkan di lapangan. Semua ini dilakukan sebagai ekspresi masyarakat dan bentuk kegembiraan menyambut bulan kelahiran beliau yang menurut sejarah jatuh pada tanggal 12 Rabbi’ul Awwal.
Peringatan maulid nabi pertama kali digagas oleh Shalahuddin Al Ayubi (1137-1193). Ide peringatan maulid ini dimaksudkan untuk membangkitkan semangat juang umat Islam yang saat itu mulai turun dalam menghadapi musuh-musuh Islam pada perang Salib. Pada peringatan itu dijelaskan perjuangan nabi Muhammad SAW. dan segala bentuk rintangan yang dihadapi beliau dalam menyebarkan dakwah Islam. Usaha ini berhasil membangkitkan semangat umat dalam menghadapi musuh Islam. Tradisi itu berlangsung secara turun temurun, hingga generasi kita sekarang.
Memperingati maulid hakekatnya sebagai upaya mengingat kembali hari kelahiran dan sejarah hidup nabi, meningkatkan komitmen memegang teguh ajarannya dan menjadikan beliau sebagai figur teladan utama bagi kaum muslimin khususnya dan setiap manusia pada umumnya. Memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW. tidaklah dimaksudkan untuk mengkultuskannya, karena beliaupun tidak membolehkan umat mengkultuskannya, apatah lagi bila seseorang melakukan pengkultusan manusia biasa, seperti banyak terjadi dikalangan masyarakat saat ini. Peringatan maulid semata-mata ungkapan rasa cinta kepada Rasulullah SAW., bahwa pada diri beliaulah terdapat contoh dan suri keteladanan yang patut menjadi panutan. “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah”. (Q.S. Al-Ahzab ayat 21)
Berbicara tentang pemimpin dan kepemimpinan, maka teladan yang paling baik adalah kepemimpinan Rasulullah SAW. Dalam kurun waktu yang singkat beliau berhasil merekontruksi akhlak masyarakat Mekah dari akhlak jahiliah menjadi masyarakat yang berakhlak mulia. Bahkan keberhasilan beliau dalam mengubah tatanan masyarakat dari aspek moralitas tersebut manjadi alasan Michael Hart (seorang penulis non muslim) menempatkan nabi diurutan pertama diantara 100 tokoh paling berpengaruh di dunia.
Saat ini krang lebih 1400 tahun yang lalu, kepemimpinan beliau masih sangat relevan untuk mnjadi teladan bagi kita semua. Beliau kepala negara namun hidup sederhana, beliau panglima tapi sangat menyayangi para prajurit-prajuritnya. Beliau seorang suami dan bapak, beliau sangat memuliakan istri dan mencintai anak-anaknya. Dan setiap kepemimpinan beliau terdapat kesejukan, ketentraman, tidak berat sebelah, adil dan bijaksana.
Maka sebagai bentuk refleksi, saatnya kita membutuhkan pemimpin yang berakhlak mulia seperti yang dicontohkan Rasulullah. Pemimpin yang punya hati nurani, hidup sederhana, bukan hidup bergelimang kemewahan ketika rakyat hidup sengsara. Pemimpin yang adil dan bijaksana, bukan pemimpin otoriter dan sok kuasa. Pemimpin yang pro-rakyat, bukan pemimpin yang hanya menjadikan rakyat sebagai pijakan meraih kekuasaan. Pemimpin yang peduli rakyat, bukan pemimpin yang mementingkan citra politik dan melanggengkan kekuasaanya. Pemimpin yang tutur katanya merupakan pemecah masalah, bukan menjadi sumber masalah. Maka momentum peringatan maulid ini, kita jadikan sarana untuk merefleksi diri agar senantiasa menjadikan baginda Rasul Muhammad SAW. benar-banar menjadi suri tauladan bagi kita dalam setiap sisi kehidupan. ***

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam