Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Rombongan Terakhir Kontingen Sulteng Tinggalkan Bumi Cendrawasih

Rombongan Kontingen Sulteng sedang cek in di Bandara sebelum bertolak meninggalkan Papua, Ahad (17/10/2021). Foto: Kiriman Agus Manggona

PALUEKSPRES, JAYAPURA –  Rombongan terakhir kontingen Sulteng yang usai mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua,  Ahad (17/10/2021),  meninggalkan Bumi Cendrawasih.Rombongan ini membawa sekeping emas dari atlet Taekwondo Abdul Rahman Darwin, 5 medali perak diraih oleh Jefry Johanes Wuaten atlet Binaraga,  Firilia Dinisa atlet Taekwondo serta atlet Taekwondo yang turun di nomor Poomsae Beregu masing-masing Abdul Rahman, Rafik Fitra dan Johansen Vicensen, atlet atletik Noveldi Petingko, dan Ardin Wiranata atlet biliar.

Sementara  6  medali perunggu dipersembahkan oleh skuad Takraw Putri, Nur Ismi Chikita, Widya Andrini, Filda Feronika dan Mauren, Rio Riski Darmawan/Ahmad Tarmizi Dayung Rowing, Karateka Yuningsih Christiana Masoara dan Nikita Syahran,  serta Pembalap Carlos Demelos.

Sejuta asa dan harapan yang ditambatkan rakyat Sulteng, telah mereka tunaikan.

Kini saatnya duta-duta olahraga ini harus pulang kampung, setelah bertaruh harga diri dan nama besar Provinsi Sulteng di ajang bergengsi empat tahunan itu. Sebelumnya, sebagian kontingen termasuk atlet, pelatih dan oficial telah ĺebih dulu meninggalkan Tanah Papua.

Ketum KONI Sulteng Moh Nizar Rahmatu yang memimpin kepulangan rombongan terakhir, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan masyarakat Papua atas sambutan dan pelayanan terhadap kontingen Sulteng selama mengikuti PON XX.

“Terima kasih yang tak terhingga kepada Bapak Gubernur Sulteng H. Rusdi Mastura dan Wakil Gubernur Ma’mun Amir serta seluruh masyarakat yang tak pernah kendor memberikan motivasi, doa dan dukungan kepada atler-atlet Sulteng,” ujarnya.

Nizar pun mengapresiasi perjuangan yang telah dilakukan, baik oleh para atlet maupun pelatih serta oficial dalam mengharumkan nama Provinsi Sulteng.

Meski posisi Sulteng masih bertengger di peringkat 29 dalam perolehan medali, namun  dari beberapa atlet yang berlaga, telah menorehkan prestasi dan sejarah baru bagi olahraga Sulteng. Sekalipun hanya dalam tenggat waktu dua bulan menjalani Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda), serta dalam situasi pandemi, ditambah Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), tidak mengendorkan semangat atlet -atlet Sulteng untuk tampil maksimal di PON Papua.

Rombongan terakhir ini akan menginap semalam di Kota Makassar, lalu keesokan harinya atau Senin 18 Oktober 2021, melanjutkan penerbangan menuju Kota Palu. Selamat tinggal Tanah Papua, Torang Bisa. PAKAROSO.  (Kiriman Agus Manggona/bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital