Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Inspektorat dan Satreskrim Investigasi Rapid Antigen Berbayar di Parimo

Inspektur Inspektorat Parimo, Adrudin Nur. Foto : Istimewa.

PALUEKSPRES, PARIMO – Inspektorat Daerah dan Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Parigi Moutong mulai menelusuri kejanggalan persoalan Rapid Antigen berbayar yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng).
“Kami masih melakukan pemeriksaan, prosesnya membutuhkan waktu agar hasilnya maksimal,” kata Inspektur Inspektorat Daerah Parimo, Adrudin Nur dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan baru-baru ini. 

Menurut mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong itu, untuk mengetahui pasti perkembangan pemeriksaan, pihaknya akan segera melakukan evaluasi.
“Evaluasi dilakukan untuk mengetahui sudah sejauh mana pekerjaan tim dalam melakukan pemeriksaan,” jelasnya.
Ia mengatakan, tim pemeriksa Inspektorat Daerah telah mendatangi Dinas Kesehatan untuk melakukan pemeriksaan mengenai kebijakan rapid antigen berbayar pada pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang digelar beberapa waktu lalu.
Sementara, Wakapolres Parigi Moutong, Kompol I Wayan Pasek mengatakan, rapid antigen berbayar telah didalami Unit Tipikor Satreskrim.
Namun, pihaknya tidak menjelaskann secara detail sejauhmana penanganan yang dilakukan. Dia mengatakan, langkah Unit Tipikor, juga menjadi alasan Satgas Saber Pungli yang dipimpinnya, tidak menangani kasus itu meskipun sempat mendalami dugaan pungli pada rapid antigen berbayar. 
Tujuannya, agar tidak terjadi tumpang tindih penanganan kasus. Tetapi, pihaknya memastikan akan tetap melakukan pemantauan atas penanganan kasus tersebut.
“Untuk sampai sejauhmana penanganan konfirmasi ke Satreskrim, Satgas Saber Pungli akan tetap monitor,” ungkapnya.
Berdasarkan informasi, penanganan kasus kejanggalan rapid antigen berbayar telah ditangani oleh Unit Tipikor Satreskrim, sejak persoalan ini ramai dipertanyakan.
Bahkan, Kepala Dinas Kesehatan, Ellen Ludya Nelwan dan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Fauziah Al Hadah sempat mendatangi Mapolres Parigi Moutong untuk memberi keterangan. (asw/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital