Kamis, 3 September 2026
Opini  

Muhammad SAW

Itho Murtada. Foto: istimewa

Oleh  Itho Murtadha (Wakil Sekretaris DPW PAN Sulteng)

LIMA Ratus Tujuh Masehi (570 M), manusia itu lahir. Tak banyak yang tahu, kelak ia menjelma menjadi nabi-terbesar sepanjang sejarah kemanusiaan; rasul Tuhan, penghulu para nabi, dan penyempurna seluruh ajaran agama.

Muhammad SAW. Usia 40 tahun, ia menerima wahyu di Gua Hira. Prosesi penerimaan wahyu pada kali pertama ini, menjadi momen transformasi diri dan peran kesejarahannya: Muhammad diangkat menjadi nabi sekaligus rasul Tuhan. Ia tak lagi sekadar Muhammad yang “ummi”. Pada dirinya kini melekat “wajah” ketuhanan. Ia menjadi representasi kebenaran dan keluhuran ajaran Tuhan. Dan, ia menerima pesan untuk menyebarkan itu ke seluruh penghuni bumi.

Secara perlahan-lahan Muhammad SAW bergerak. Tabligh ia lakukan. Memang tak mudah. Ada yang menerima, satu atau dua orang. Tapi lebih banyak yang menolak. Awalnya yang menerima barulah keluarga dekat Muhammad SAW, terutama istrinya: Khadijah. Khadijah-lah orang pertama yang percaya akan kerasulan Muhammad SAW.

Sejatinya, bukan perkara ringan menyadarkan masyarakat Arab kala itu. Kepercayaan terhadap paganisme telah berurat-akar dalam pikiran dan kehidupan mereka. Mereka sukar untuk menerima monoteisme Tauhid atau penyembahan kepada Tuhan yang baru, yang berbeda secara diametral dengan apa yang mereka yakini selama ini. Tuhan yang “abstrak”. Tuhan yang immaterial.

Penolakan terhadap ajaran Muhammad SAW tidak saja menyangkut tak adanya alasan (muskil) untuk menerima keyakinan baru itu, tetapi juga menyangkut masa lalu. Apakah mungkin mereka meninggalkan keyakinan masa lalu? Sementara itu adalah tradisi, kehormatan, dan jejak para leluhur mereka.

Butuh waktu 23 tahun (selama sisa hidup, semenjak diangkat sebagai nabi) untuk Muhammad SAW bisa diyakini masyarakat; untuk ajarannya bisa diterima secara luas. Dalam banyak riwayat sejarah, ajaran Muhammad SAW telah (dapat) menyebar di hampir antero tanah Arab. Pengikutnya pun telah banyak. Satu per satu, secara bergelombang, datang menerimanya.

Kini, setelah kurang lebih 14 abad berlalu, ajaran Muhammad SAW telah menyentuh seluruh lapisan masyarakat global, dan pengikutnya lebih dari semiliaran orang. Suatu pencapaian yang hingga kini belum tertandingi oleh agama manapun di dunia ini.

***
Hari ini, 12 Rabiul Awal 1443 H atau bertepatan dengan 19 November 2021 M, adalah hari lahir Muhammad SAW. Manusia suci itu meninggalkan banyak jejak sejarah. Tetapi yang paling pokok adalah Islam. Ajaran yang menjadi penutup dari seluruh ajaran kenabian.

Islam, ajaran Muhammad SAW, secara ringkas mewujud pada 3 pokok keyakinan: ketuhanan, kemanusiaan, dan keadilanKetuhanan telah memungkinkan Muhammad membawa masyarakat Arab (dan dunia kini) kepada ketundukpatuhan pada Tuhan yang rasional. Tuhan yang tidak bercampur dengan kerendahan lumpur materialitas. Tuhan yang sublim. Tuhan yang murni. Tuhan yang sesejatinya Tuhan.

Kemanusiaan, telah memungkinkan masyarakat Arab (dan dunia kini), terbebas dari praktek perbudakan. Praktek yang telah berlangsung beratus-ratus tahun lamanya. Praktek yang paling dibenci oleh Islam.

Juga tak boleh dilupakan, diskriminasi dan kesewenang-wenangan terhadap perempuan. Kala itu, dalam strata sosial masyarakat Arab, perempuan adalah warga kelas dua. Ia tak berharga. Apalagi bila statusnya budak. Majikan bahkan bisa “menggaulinya”, bila ia mau. Ia adalah tawanan. Jadi diperlakukan apa pun absah-absah saja.

Islam memberikan kerangka pembebasan terhadap perbudakan. Ia tak boleh dilakukan. Perbudakan adalah pengangkangan terhadap kemanusiaan. Dan bagi perempuan, posisinya adalah sama dengan laki-laki. Seorang perempuan tidak bisa digauli atas nama budak. Ada kerangka yang lebih luhur disediakan oleh Islam, yakni: pernikahan. Itulah model humanisme Islam.

Keadilan, telah memungkinkan masyarakat Arab non muslim (dan dunia kini) mendapatkan keadilan dan perlakuan yang sama di hadapan Muhammad SAW. Tak ada yang berbeda. Pun demikian, keadilanlah yang memungkinan masyarakat non muslim merasa nyaman dan terjaga hidup di bawah pemerintahan Islam ketika di Madinah.

Itulah pokok ajaran Muhammad SAW. Itulah tugas (mission) yang diemban Muhammad SAW. Itulah perintah Tuhan kepada Muhammad. Atau dengan kata lain, itulah alasan kenapa Muhammad lahir ke muka bumi.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam