Rabu, 21 Oktober 2026
Daerah  

Sejumlah Gagasan Brilian Lahir dari FGD UPT KKP3K Banggai

FGD Sosialisasi Kawasan konservasi pesisir dan pulau pulau kecil Banggai, Banggai Laut, Banggai Kepulauan dan perairan sekitarnya di Provinsi Sulawesi Tengah dilaksanakan UPT KKP3K Banggai bersama Yayasan Pemerhati Lingkungan dan Yayasan Tompotika Biodeversity Lestari. Foto: Istimewa

PALUEKSPRES, BANGGAI– Unit Pelaksana Teknis Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau Pulau Kecil Banggai (UPT KKP3K Banggai) Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Tengah telah melaksanakan Focus Group Discussion (FGD).
FGD Sosialisasi Kawasan konservasi pesisir dan pulau pulau kecil Banggai, Banggai Laut, Banggai Kepulauan dan perairan sekitarnya di Provinsi Sulawesi Tengah yang melibatkan Yayasan Pemerhati Lingkungan dan Yayasan Tompotika Biodeversity Lestari, menghasilkan sejumlah gagasan brilian.
Empat narasumber pada kegiatan FGD yang dilaksanakan dengan metode blanded, yaitu secara luring dan daring, dipusatkan di ruang rapat utama kantor Bupati Banggai. Yaitu, Amerh selaku koordinator Penataan Kawasan Direktorat Jendral Pengelolaan Ruang Laut KKP-RI; M. Rizal Panrelly selaku Asdep Pengelolaan Sampah dan Limbah Kemenko Maritim RI; Moh. Arif Latjuba, SE,M.Si selaku kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah; serta M.Edward Yusuf O, S.Pi.,M.Sc Kepala Bidang Pengelolaan Ruang Laut DKP Provinsi Sulawesi Tengah.
Kepala UPT KKP3K Banggai Dalaka Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Tengah, Fonni Helmince, S.Pi, M.Si dihubungi dari Palu, Sabtu (6/11/2021), mengatakan, dari pelaksanaan FGD pada15 Oktober 2021 lalu, yang dihadiri tokoh-tokoh kunci selaku kepala daerah yang memiliki kewenangan memutuskan dan menetapkan arah pembangunan di wilayahnya masing-masing, telah menghasilkan beberapa gagasan brilian.

“Telah terhimpun ide-ide brilian yang dapat dipertimbangkan untuk ditindaklanjuti dalam rangka mempercepat terwujudnya peningkatan kesejahteraan masyarakat, sekaligus juga merupakan solusi untuk mengurangi jumlah masyarakat miskin dan mengurangi jumlah pengangguran terutama masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan konservasi di pesisir dan pulau – pulau kecil,” kata Fonni.
Gagasan brilian dimaksud, misalnya dari Bupati Banggai menyarankan agar memprogramkan setiap desa terpencil dipilih satu orang sebagai duta yang dibawa ke negara maju untuk melihat, mengamati, dan memiliki gambaran bagaimana memodifikasi terkait menjaga kelestarian sumberdaya kelautan dan perikanan, serta kebersihan dan keindahan pantainya. Bahkan, bagaimana mengelolanya menjadi sumber pendapatan masyarakat.
“Targetnya, ketika kembali ke daerahnya harus dapat menjadi pelopor dalam meningkatkan produktifitas masyarakat, serta menjaga kelestarian sumberdaya kelautan dan perikanan,” kata Fonni mengutip pernyataan Bupati Banggai.
Ide lainnya yang dilontarkan oleh Bupati Banggai Laut adalah, perlunya perhatian khusus dari pemerintah pusat, agar dapat meningkatkan produktifitas dan pendapatan masyarakat pesisir dan pulau pulau kecil Banggai Laut. Bentuk perhatian tersebut di antaranya, melalui bantuan sarana-prasarana pengelolaan kawasan, permodalan, peningkatan life skill SDM masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil, penguatan kelembagaan, serta perlunya bantuan armada ataupun kendaraan operasional dalam rangka monitoring kawasan.
“Perlunya peningkatan frekuensi untuk menjaga keamanan kawasan konservasi, pantai dan laut pada umumnya,” imbuh Bupati Banggai Laut sebagaimana disampaikan Kepala UPT KKP3K Banggai Dalaka, Fonni.
Sementara usulan dari Bupati Banggai Kepulauan, adalah agar dapat meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir dan pulau pulau kecil katanya, setiap wilayah agar mencari dan memilih “suatu” yang belum disentuh untuk ditetapkan, yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Adapun poin-poin usulan dari Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Banggai, adalah mengoptimalkan pengelolaan Teluk Tolo melalui pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus yang melibatkan tiga daerah yaitu, Kabupaten Banggai, Banggai Laut dan Banggai Kepulauan. Hal itu untuk memaksimalkan pengelolaannya, sehingga potensi dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat.
Sekdakab juga mengungkapkan, berdasarkan hasil penelitian Prof. DR. Mappi Ratu, bahwa perlunya mewujudkan Program Garam untuk Desa Tekuk. Hal itu berdasarkan hasil penelitian, terungkap bahwa garam yang dihasilkan di Desa Tekuk memiliki keunggulan tertentu dan merupakan garam untuk dikonsumsi.
Ia juga mengusulkan perlunya mewujudkan program laut tanpa sampah ataupun pengelolaan sampah oleh Kemenko Maritim di tiga wilayah Banggai Bersaudara.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Banggai Laut pada kegiatan FGD mengusulkan, bahwa Banggai Laut dengan 54 desa pesisir, agar dapat disentuh melalui sejumlah program. Di antaranya, kegiatan pemberdayaan masyarakat pesisir, kelembagaan serta peningkatan kapasitas SDM pembudidaya rumput laut. Selain itu, kegiatan pembesaran ikan, pemasar/pedagang pengecer ikan di pasar dan pengolah hasil perikanan. (bid/paluekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam