Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Sambutan Tanpa Teks di Penutupan Muktamar NU ke-34, Wapres KH Ma’ruf Amin Ingatkan NU Untuk Bergerak

PALUEKSPRES,LAMPUNG- Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin mengingatkan ulama tentang tujuan kehadiran Nadhatul Ulama dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara bukan untuk mencari kekuasaan. Tetapi melakukan perbaikan-perbaikan umat. Pesan ini disampaikan Wapres saat memberikan sambutan tanpa teks di acara penutupan Muktamar NU ke-34 di Lampung, Jumat sore (24/12/2021).

“Saya sering mengingatkan bahwa langkah-langkah kita itu memang langkah perbaikan bukan untuk mencari kekuasaan, bukan mencari kemasyuran,” tandas KH Ma’ruf.

Mengutip ayat Alquran, Wapres mengingatkan bahwa kekuasaan dan kemuliaan adalah kehendak Allah, bahwa Allah yang mengangkat seseorang sekaligus menghinakan seseorang.

Dia menegaskan bahwa kekuasaan adalah langkah yang diberi Allah SWT untuk membawa perbaikan kepada umat. Dimana ada banyak masalah keagamaan, sosial, ekonomi, budaya bahkan politik yang harus membawa kemaslahatan di dunia maupun di akhirat.

Wapres menegaskan bahwa Islam tidak hanya melihat maslahat dari sisi duniawi tetapi merupakan satu nafas, satu periode antara fase dunia dan fase ukhrawi. “Ini yang harus dipersiapkan di dunia ini, inilah tanggung jawab kita,”tandasnya.

Maka dia setuju bila NU mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang mumpuni dan unggul. “khatwahnya yang harus dibetulkan, langkah diperbaiki, menggiatkan langkah-langkah itu. Yang penting itu,”tandasnya.
Nadhatul Ulama kata dia tidak boleh diam harus bergerak.

Wapres lalu menukil kisah Siti Maryam dalam Alquran yang lelah dituduh berzina, tidak ada kekuatan, kelaparan tak ada makanan. “Lalu Siti Maryam berdoa ya Allah kami lemah mau makan tidak ada makanan. Oleh Tuhan dijawab Siti Maryam disuruh menggerakan pohon kurma yang menjadi sandarannya. Tidak kuat, gerakan saja, tugasnya adalah bergerak menggerakkan, nanti hasilnya Allah yang akan tentukan,” tandas Wapres.

Maka, Wapres menilai bahwa Muktamar ke-34 yang berlangsung aman dan damai itu, adalah momentum untuk memperbaiki langkah-langkah, menggiatkan dan menghidupkan kembali semangat ke-NU-an seperti yang dimiliki Nu dimiliki masa lalu.

Meski demikian, diawal sambutannya yang hampir setengah jam tanpa teks itu, Wapres menegaskan bahwa NU tetap harus siap ketika negara dan bangsa memanggil untuk melakukan gerak dalam sistem kenegaraan. Sebab katanya, NU menempatkan cinta tanah air adalah bagian dari iman, pengabdian pada negara adalah bagian dari Iman.

“Prinsip inilah membuat NU ada dalam sistem kebangsaan kenegaraan RI. Sampai kapanpun,”tandasnya.

Wapres juga mengingatkan agar NU mengingat kembali sikap terpuji yang diajarkan ulama, rendah hati, saling menyayangi, saling membantu, saling menolong. “Mukmin yang satu dengan yang lain, saling menyayangi seperti tubuh. Bila ada yang sakit, maka semuanya akan merasa sakit.” (aaa/pe)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital