PALUEKSPRES,PARIMO – Kepala Bidang Pengadaan Informasi dan Kinerja Aparatur, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Aktorismo Kay mengatakan, puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak menerima pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
“Pembayaran TPP dihentikan terhitung sejak 1 November 2021.” ungkap Aktorismo saat ditemui usai pelantikan pejabat di Parigi, Selasa (28/12/2021).
Kata dia, hal itu terjadi akibat yang bersangkutan tidak melakukan penginputan data pribadi kedalam sistem My SAPK Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang merupakan sistem aplikasi pelayanan kepegawaian BKN untuk memudahkan kegiatan administrasi para ASN, seperti penginputan gaji PNS, dan lainnya.
Dia menjelaskan, pihaknya sebagai pejabat di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis telah berupaya beberapa bulan terakhir, bahkan telah dilakukan perpanjang waktu penginputan data bagi yang belum memasukan data administrasi ASN tersebut.
“Kami pun tidak gegabah, berdasarkan ASN yang tidak menginput kami mengkroscek ke Bagian Kasubag Kepegawaian. Bahkan, mereka sudah menyampaikan kepada yang bersangkutan,” terangnya.
Dia mengatakan, aplikasi My SAPK saat ini telah ditutup oleh pihak BKN. Kemudian, untuk perpanjangan waktu selama tiga bulan dilakukan, dan diberikan surat pemberitahuan dari pusat.






