Mengenai hal ini kata dia, pihaknya telah melakukan sosialisasi hingga ditingkat Kecamatan terkait pengisian data pribadi kedalam aplikasi. Bahkan, pelayanan untuk pengisian data, dilakukan di kantor BKPSDM, agar para ASN yang kesulitan bisa terbantu.
“Kesalahan email pun kami bantu, banyak yang bingung, makanya kami mendatangi OPDnya untuk mendampingi mereka,” jelas Aktorismo.
Dengan demikian, Bupati menekan agar semua ASN melakukan penginputan. Sebab, hal ini merupakan program nasional terkait Satu data ASN. Menurutnya, hal ini juga dilakukan untuk mengantisipasi jangan sampai terjadi pegawai yang masih menerima tunjangan, padahal sudah pensiun atau telah pindah tugas ke daerah lain, namun masih terdaftar di Parigi Moutong.
“Seperti pernyataan kepala BKN ada 1 juta pegawai bodong di Indonesia, makanya tujuan dari penginputan data di My SAPK, untuk pemutakhiran data pegawai,” ungkapnya.
Sekaitan hal tersebut, ia mengaku belum bisa memastikan apakah pendataan ini berlanjut di tahun berikutnya atau tidak. Sebab ini merupakan program pemerintah pusat. Ia juga khwatir mengenai ketegasan dalam isi surat BKN yang menyebut, bahwa pelayanan kepegawaian kepada ASN yang tidak melakukan pemutakhiran data tidak akan diproses.
“Ada sekitar puluhan ASN yang dihentikan pembayaran TPPnya. Penghentian TPP ini berdasarkan surat edaran Pak Bupati, maksud dikeluarkan edaran tersebut agar menjadi perhatian ASN,” ujarnya .(asw/pe)






