Sabtu, 8 Agustus 2026

Ini Pesan Ketum IL9 Alwi Hamu untuk Bangsa di Rakernas

Alwi Hamu
Alwi Hamu

JAKARTA, PE – Institut Lembang Sembilan (IL9) mendukung program pemerintah dalam membangun bangsa. Meski begitu,  lembaga yang dipimpin oleh Alwi Hamu tetap mengkritisi bila ada kebijakan yang dianggap tidak berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Lembang Sembilan akan bersama membangun bangsa tapi bukan berarti tidak mengkritik. Kalau mendukung tanpa pamrih, bukan mendukung  membangun bangsa namanya tapi menghancurkan bangsa,” kata Ketua Umum Lembang Sembilan,  Alwi Hamu saat memberikan sambutan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang diikuti seluruh pengurus Lembang Sembilan, Minggu (5/3) malam.

Pada kesempatan itu,  ia bercerita ihwal pengalamannya kala mengunjungi sebuah pabrik di China. Awalnya pabrik yang beroperasi di negeri tirai bambu memiliki pekerja sebanyak 600 orang namun belakangan yang tersisa hanya 60 orang. Lalu,  kemana 540 pekerja lainnya.

Waktu dulu dari Tiongkok masuk ke Indonesia membutuhkan waktu setahun karena harus menggunakan kapal laut. Namun sekarang hanya butuh waktu empat hingga lima jam mereka sudah bisa tiba di Indonesia.

Tiongkok adalah negara yang jumlah warga negaranya terbanyak. Karena manusia punya naluri untuk bertahan hidup maka, tidak bisa diatasi bila banyak dari mereka tersebar di berbagai negara.

“Kita tidk bisa atasi kedatangannya,  yang bisa dilakukan hanya memperbaiki diri dan bangsa ini,” cetusnya.

Olehnya itu,  kata dia Lembang Sembilan harus bercita-cita menjadi kuat secara lahir,  batin dan kemampuan.  Kalau tidak bisa melakukan itu,  pasti akan terpinggirkan. Inilah tanggung jawab teman-teman Lembang Sembilan di daerah.

“Teman di daerah harus buat diskusi dan sampaikan hasilnya kepada masyarakat. Apa yang harus dilakukan adalah membangun sumber daya manusia. Karena inilah yang menjadi kekuatan kita sehingga bisa menjadi satu dalam segala perbedaan, ” tandasnya.

Kata dia,  bayangkan saja negara-negara di timur tengah. Meskipun satu bahasa dan agama tapi terbagi menjadi puluhan kerajaan dan saling berperang sesama mereka. Sementara bangsa ini, setidaknya memiliki lebih dari 447  bahasa lokal tapi tetap bersatu.

Jangan sampai ada orang lain yang  berusaha mengacaukan persatuan bangsa ini. Mempengaruhi satu bagian dan satu bagian lain sehingga mereka menguasainya.

Sejatinya, membangun bangsa bukan hanya sekadar membangun fisiknya tapi juga sumber daya manusia.

“Rakernas ini menyusun rencana kegiatan selama dua tahun ke depan,” ujar dia

Teman-teman Lembang Sembilan di daerah harus melihat potensi apa yang bisa membangun daerahnya.  Program yang bisa membangun bangsa maka Lembaga Sembilan yang akan mendorongnya.

“Lembang Sembilan juga sudah membentuk Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan banyak masyarakat yang telah dibela. Di dalamnya ada guru besar hukum, ” katanya.

Kalau tidak ada rancangan maka tidak akan ada sesuatu yang bisa dihasilkan. Dasar-dasar program yang harus disusun menjadi mimpi yang diusahakan menjadi kenyataan.  Apa yang bisa dikembangkan di daerah,  kata dia masuk dalam agenda pembahasan besok. Misalnya,  potensi wisata di Wakatobi.

(Dan/Fmc/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital