Minggu, 9 Agustus 2026

Yah…Persib Gagal Melaju ke Final

Manager Persib, Umuh Muchtar

BANDUNG, PE – Persib Bandung akhirnya tersingkir dari ajang Piala Presiden 2017. Tim juara bertahan itu dikalahkan Pusamania Borneo FC melalui adu pinalti di pertandingan leg kedua babak semifinal.

Bermain di depan pendukung sendiri di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Persib sebenarnya menguasai pertandingan. Maung Bandung bisa unggul lebih dulu lewat tandukan Shohei Matsunaga pada menit ke-30, menyambut umpan lambung Vladimir Vujovic.

Namun sial bagi Persib, Pusamania Borneo FC berhasil menyamakan skor 1-1 pada menit ke-52 babak kedua lewat Dirkir Kohn Glay. Menyambut sepak pojok Asri Akbar, Dirkir Kohn Glay yang tidak terkawal mudah saja melepaskan tandukan yang membobol gawang I Made Wirawan.

Persib yang tak mau kalah kembali unggul lewat gol Atep setelah melancarkan serangan deras ke kubu PBFC. Stadion Si Jalak Harupat pun kembali bergemuruh pada menit 71.

Memanfaatkan sepak pojok Febri, Atep dengan tenang menyapu bola yang lolos dari pengawalan pemain PBFC di depan gawang Wawan.

Atep membuat agregat gol sama kuat 3-3. Persib pun tampak tak mau kompromi, kembali berusaha mencuri gol. Bobotoh tak hentinya memberikan dukungan.

Namun skor 2-1 bertahan hingga 90 menit waktu normal dan memaksa laga berlanjut ke babak tambahan.

Di extra time, performa Persib tak melempem untuk berusaha mencuri gol kemenangan. Atep dkk terus membombardir PBFC.

Berbagai peluang mampu dihasilkan. Di antaranya saat Shohei Matsunaga melepaskan sundulan, namun sayang masih dapat diamankan Wawan Hendrawan.

Persib tak kelelahan membangun serangan, berusaha menusuk dari dua sektor sayap. Namun sayang hingga 30 menit babak tambahan, tak berhasil membobol gawang PBFC.

Tapi dalam drama adu penalti, penendang ketiga Persib, Kim Jeffery Kurniawan gagal menjalankan tugasnya. Tendangannya melambung di atas mistar gawang PBFC hingga Persib gagal melaju ke final dengan mengakhiri duel kontra PBFC dengan skor akhir 5-3.

(ca/pojokbandung/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital