Sabtu, 8 Agustus 2026

Peluang Lulusan SMA jadi PNS Terbuka Lebar, Tapi Harus…

Simulasi UNBK SMK di Ampana

BANDUNG, PE – Para lulusan SMA sederajat tetap punya peluang untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Pasalnya, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi membuka penerimaan calon taruna/taruni di sejumlah kementerian/lembaga yang mempunyai lembaga pendidikan kedinasan.

Salah satu kementerian yang membuka penerimaan calon taruna/taruni tahun ini adalah Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui program Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) di Bekasi, Jawa Barat.

Untuk menindaklanjuti hal itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kotawaringin Timur (Kotim), Kalteng, gencar menginformasikan hal itu ke sekolah dan mengajak pelajar yang akan lulus SMA agar tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.

”Ini kesempatan bagus bagi anak-anak kita yang berkeinginan menjadi pegawai negeri. Ini bisa menjadi batu loncatan mereka. Bagi yang berkeinginan dan mempunyai kemampuan sesuai persyaratan yang ditentukan, tidak ada salahnya mendaftar dalam penerimaan ini,” kata Kepala Dishub Kotim Fadlian Noor.

Calon taruna/taruni STTD yang dicari tahun ini sebanyak 165 orang.

Penjaringan dilakukan hampir di semua daerah di Indonesia. Persaingan untuk lolos seleksi akan sangat ketat.

Karena itu, perlu persiapan matang sebelum mendaftar.

Sementara ini, Dishub Kotim masih dalam tahap sosialisasi mengenai Seleksi Penerimaan Calon Taruna (Sipencatar) STTD, sebelum masuk dalam tahap pendaftaran yang dimulai pada 9-31 Maret 2017 nanti.

Salah Satunya dilakukan di SMAN 1 Sampit, Sabtu (4/3). Siswa-siswi tampak antusias menanggapi hal tersebut.

”Kami mengimbau masyarakat, khususnya orangtua, agar berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya penipuan yang berhubungan dengan penerimaan taruna-taruni. Jika ingin mengetahui informasi yang lebih jelas, bisa langsung mengonfirmasi ke Dishub,” ujarnya.

Selain Kemenhub, ada tujuh kementerian/kelembagaan lainnya yang juga membuka pendaftaran Sipencatar, yakni KemenKeu mencari 4.920 orang, Kemendagri 1.689 orang, Kemenkumham 500 orang, BIN 124 orang, BPS 600 orang, BMKG 250 orang, dan Lemsaneg melalui program STSN mencari 100 orang.

(vit/ign/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital