Minggu, 9 Agustus 2026

Match Fixing Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan di Daerah

Kepala Ombudsman Perwakilan Sulteng H Sofyan Farid Lembah. Foto: Istimewa

Pengaturan retribusi sampah, pengangkatan jabatan, mutasi hingga pemberhentian pejabat, reklamasi Teluk Palu, pembangunan Mal, rehabilitasi bangunan, jalan, jembatan, pengadaan barang dan jasa serta aneka kegiatan lain dalam program pembangunan adalah sebuah contoh saja dimana pejabat TUN bisa terpeleset lakukan pengabaian terhadap RPJMD dan aturan lainnya yang menjadi patokan. Diskresi yang ultra vires dilakukan, hukum dan moral dilupakan. Mabuk kepayang mengejar kesejahteraan pribadi dan kelompok dengan menumpuk kekayaan dan terus menambah kekuasaan seolah-olah dunia milik sendiri dan dia akan hidup selamanya dalam dinasti kekuasaan. Perilaku melawan hukum, lalai, tidak menjalankan kewajiban, menjalankan kewenangan tidak sesuai dengan tujuan kewenangan yang diberikan, lakukan permintaan barang dan uang hingga tak malu-malu lagi lakukan korupsi hingga berjamaah terus dipertontonkan.

Masyarakat yang diperintahnya mengeluh alami kerugian baik materi maupun materil, ada staf yang terdzalimi. Keadilan lenyap di bumi dimana sang Penguasa berpijak. Mungkin itulah Match Fixing dalam penyelenggaraan pemerintahan. Off side!!!

Apa bedanya dengan dunia sepakbola? Bisa jadi dampaknya berbeda. Meski sering rusuh pasca pertandingan, tapi itu tidak terlalu lama. Beda dengan Match Fixing dalam pemerintahan.
Kasus Srilanka baru-baru ini adalah contoh terkini skala besar Match fixing. Kita pernah alami saat reformasi 1998 lalu. Intinya ada kekuasaan jatuh. Penguasa terhinakan dan rakyat murka. Keadilan menghilang.
Hal yang paling mengerikan dalam hidup adalah ketika kita hendak kembali menghadap Tuhan Yang Maha Penyayang. Bekal apa yang kita bawa? Jawaban apa yang bisa kita berikan? Ada 2 tempat menanti, alam persinggahan dan alam kepastian surga atau neraka? Allah SWT adalah Hakim Yang Maha Adil. Sekadar saran, Jangan Lakukan Match Fixing! ***

(Penulis adalah Kepala Kantor Ombudsman RI Perwakilan Sulawasi Tengah)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital