Rabu, 12 Agustus 2026
Opini  

Sebenarnya Tugas Dosen Itu Apa Ya?

Sebenarnya Tugas Dosen Itu Apa Ya? Foto: Istimewa

Kepada soal urgensinya undang-undang ini dirancang, tidak banyak silang debat. Hal yang disoal ramai adalah filosofi yang terurai dalam naskah akademik dan pasal-pasalnya. Misalnya, tentang hilangnya narasi iman dan taqwa sebagai penciri bangunan pendidikan kita. Gambaran esensial yang diderivasi dari sila pertama Pancasila kita.

Soal yang juga mendapat sorotan tajam adalah tunjangan kesejahteraan guru yang khawatir hilang. Menteri yang tampil sebagai pembicara kunci, meyakinkan bahwa hal itu tidak terjadi. Persoalannya, tidak ada jaminan tertulis dalam pasal-pasal yang dapat memberikan garansi.

Persoalan mendasar lainnya yang cukup penting adalah soal digitalisasi dunia pendidikan. Perkuliahan sudah sangat situasional. Off line, on line atau hibrid. Adaptasi dan antisipasi perkembangan teknologi digital ini belum mendapat rumusan yang memadai dalam rancangan undang undang Sisdiknas kali ini. Itulah sedikit permasalahan yang digubris para cerdik pandai ini di forum nasional tersebut.

****

Saya yang mendapat giliran bicara sesaat, tidak masuk kepada urusan mikro pasal per pasal. Saya meminta peserta merenung tentang beberapa kegelisahan saya, terutama pada sepuluh atau dua puluh tahun terakhir. Pertama, soal research university. Sandingannya, learning university. Saya bertanya singkat. Dosen atau guru itu, disebut pendidik, pengajar atau peneliti..?

Patut diakui bahwa temuan temuan besar, lahir dari dunia universitas. Di universitas pula, bercokol para profesor dan filusuf. Di sana, dimulainya tradisi laboratorium. Dan, di sekitar para guru besar ini, lahir generasi terdidik. Tapi, jumlah muridnya tidak banyak. Bahkan, terlihat hanya punya satu murid. Karena itu, kita bisa mengurai nasabnya. Si A punya murid B. Si B punya murid C, dan seterusnya dan sebaliknya.

Aristoteles sebagai contoh, adalah seorang filsuf Yunani yang menjadi guru Iskandar Agung. Ia menjadi murid dari Plato ketika berada di Athena. Aristoteles belajar dari Plato selama 20 tahun. Semasa hidupnya, ia menulis tentang filsafat dan ilmu lainnya yaitu fisika, politik, etika, biologi dan psikologi. Kalau beliau ini berstatus dosen seperti sekarang, saya membayangkan bagaimana Aristoteles membagi waktu. Antara mengajar di kelas, praktek di laboratorium dan meneliti di lapangan.

*****

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Menekan Spin Delay Is The Key Dengan Irama Tidak Teratur 2 Detik, 5 Detik, 8 Detik Bisa Membingungkan Randomizer Atau Hanya Ritual Ocd Saja
Masa Depan Hiburan Digital Interaktif Dibahas Melalui Perpaduan Teknologi Dan Narasi Pada Wild Bounty Showdown
Inovasi Seotda Baccarat Dari Pragmatic Play Menggabungkan Budaya Korea Dan Format Baccarat Modern Di Tahun 2026
Infrastruktur Game Digital Lebih Siap Menghadapi Gangguan Berkat Cyber Resilience Architecture
RTP Mahjong Scatter Hitam Pragmatic Play Hadir Nonstop 24 Jam Berkat Inovasi Teknologi AI Terbaru
Mahjong Ways Dioptimalkan Dengan Grafis Engine HTML5 Dan Kecepatan Respons Antarmuka Pengguna
Mahjong Ways Menjelaskan Mekanisme Perhitungan Kombinasi Kemenangan Dari Kiri Ke Kanan
Infrastruktur Digital Menjaga Stabilitas Performa Meskipun Beban Sistem Terus Meningkat
Data Historis Menjadi Dasar Pengembangan Algoritma Prediktif Generasi Terbaru
Literasi Risiko Menjadi Penting Seiring Pertumbuhan Investor Pasar Modal Indonesia