Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Kadis Dikbud Sulteng:  Festival Budaya Moraa 2022 Magnet Peningkatan Wistawan

Kadis Dikbud Sulteng Yudiawati P. Winda SKM, M.Kes saat membuka Festival Budaya Moraa 2022 di Touna, Sabtu (22/10/2022). fOTO: iSTIMEWA

Festival Budaya Moraa Tahun 2022 secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Yudiawati P. Winda SKM, M.Kes mewakili Gubernur Sulteng H. Rusdi Mastura, Sabtu (22/10/2022) di Lapangan Sepakbola Barati Desa Uekuli, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Unauna (Touna).

Festival Budaya Moraa bertema Spirit of Malibu 2022 ini merupakan kolaborasi  iven antara Pemerintah Daerah Kabupaten Touna dan Pemerintah Provinsi Sulteng  melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Indonesiana, Balai Pelestarian Nilai Budaya dan Balai Pelestarian Cagar Budaya Suluttengo serta didukung dengan beberapa kegiatan Sport Tourism dari komunitas sepeda, motor dan trail.

Kadis Dikbud Sulteng Yudiawati P. Winda SKM, M.Kes (tengah) bersama Bupati Touna Mohammad Lahay sebelum pembukaan Festiva Budaya Moraa di Touna, Sabtu (22/10/2022). Foto: istimewa

Bupati Touna, Mohammad Lahay, SE, MM dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada seluruh tamu undangan yang sudah sempat menghadiri, mengikuti dan menyaksikan acara Festival Budaya Mora’a di Desa Uekuli Kecamatan Tojo,  Kabupaten Touna tahun 2022.

Baca juga: Setelah Dilantik, 12 Kasek Panwascam Touna Disuruh Cari Sekretariat

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh Kabupaten yang telah hadir dalam memeriahkan acara ini  guna meningkatkan peran serta kita dalam melestarikan budaya dan tradisi yang semakin hari semakin ditinggalkan dan harapan kami kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya,” ucap Bupati Mohammad Lahay.

“Untuk itu, atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Touna menyampaikan penghargaan yang setinggi tingginya kepada penyelenggara khususnya kepada Kementerian pendidikan dan kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulteng, jajaran Pemda Touna serta masyarakat yang telah ikut mensukseskan kegiatan ini,”ujar Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Dikbud Provinsi Sulteng, Yudiawati P. Winda mengawali sambutannya menyampaikan salam hangat dan permintaan maaf oleh Bapak Gubernur Sulteng, H. Rusdy Mastura dan Wakil Gubernur H. Makmun Amir kepada bapak dan ibu tamu undangan dan seluruh masyarakat Kabupaten Touna.

Baca juga: Brankas Milik Dikpora Touna Dibawa Lari Maling, Isinya…

“Atas nama pribadi, Pemerintah daerah dan masyarakat Sulawesi Tengah, mengucapkan terima kasih atas perkenaan bapak direktur jenderal kebudayaan RI atau yang mewakili dan menyampaikan apresiasi kepada jajaran pemerintahan daerah Touna, serta seluruh stakeholder, sehingga Festival ini dapat terselanggara,” ucapnya.

Dikatakannya, kegiatan festival budaya ini merupakan ajang pelestarian budaya dan keparawisataan daerah berbasis kearifan lokal seni budaya yang ada di Sulteng khususnya di kabupaten Touna.

“Disamping itu, menjadi magnet untuk meningkatkan jumlah wisatawan dari dalam maupun mancanegara,” kata Kepala Dinas Dikbud Provinsi Sulteng.

Menurutnya, penyelenggaraan festival seperti ini kedepannya akan dilakukan setiap kabupaten/kota se-Sulteng dengan menjadikan branding budaya dari masing-masing daerah sebagai identitas daerah.

“Festival budaya merupakan salah satu sarana komunikasi yang penting yang digunakan sebagai media pelestarian budaya,” tuturnya.

Dia berharap, festival ini tidak berhenti sampai tingkat seremonial atau hanya jadi hiburan semata, akan tetapi harus dapat berlanjut dalam mentransfer berbagai pesan-pesan moral dengan mengangkat kearifan Lokal budaya daerah serta kehidupan bermasyarakat dan juga mendorong partisipasi pembangunan di daerah. Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Bupati Touna bersama Sekretaris Daerah, Bupati/Walikota se-Sulawesi Tengah atau yang mewakili, Ketua dan Anggota DPRD Sulteng, Ketua TP-PKK Sulteng, Ketua TP-PKK Touna, Ketua dan Anggota DPRD Touna, Unsur Forkopimda Sulteng, Unsur Forkopimda Kabupaten/Kota, mewakili Direktur Jendral Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Riset Teknologi RI,  Kepala Kelestarian Nilai Budaya Suluttenggo, Kepala OPD, Pejabat Pemerintah, Kepala BUMD, Para Camat, Kepala Desa se-kabupaten Touna, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan budaya serta tamu undangan lainnya. (paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital