Selasa, 29 September 2026
Daerah  

Sambut 2023, Wapres Optimistis Lima Hal

Wapres memaparkan lima alasan optimistis untuk menyambut tahun 2023. Wapres KH Ma’ruf Amin dalam sambutannya saat Peresmian Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2022 secara Virtual di Jakarta, Jumat, (30/12/22)/ Foto: Setwapres

Sambut 2023, Wapres-optimistis lima hal. Wapres memaparkan lima alasan optimistis untuk menyambut tahun 2023.

Yang pertama, kata Wapres, pemulihan ekonomi berjalan di jalur yang tepat. Dengan indeks manufaktur ekspansif, ekspor tumbuh, dan surplus neraca perdagangan terus membesar.

Baca juga : tahun-politik-ojk-tetap-optimistis-ihsg-bisa-tembus-7-000-di-2019

Namun Wapres mengimbau seluruh pihak tidak terlena dengan pencapaian ini. Dan tetap waspada akan tantangan ke depan.

“Meskipun demikian, antisipasi atas situasi ekonomi global dan kemungkinan pelambatan ekonomi di negara negara mitra dagang utama kita, tetap di perlukan.”

Baca juga : wabup-parimo-optimistis-daerahnya-terdepan-budidaya-udang

Demikian Wapres KH Ma’ruf Amin dalam sambutannya saat peresmian Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2022 secara Virtual di Jakarta, Jumat, (30/12/22).

Yang kedua, sebut Wapres, sektor keuangan sehat dan kuat. Terlebih sekarang di perkokoh dengan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.

Baca juga :muhadjir-optimistis-unbk-bakal-mulus

Dia menilai, sinergi pemerintah serta peran otoritas sektor keuangan, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), akan makin kuat dalam menjaga sektor keuangan.

“Perluasan peran LPS dalam penjaminan asuransi akan lebih meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi nasional,” ujarnya optimis.

Yang ketiga, kata Wapres , sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mulai bangkit melalui berbagai program Pemulihan Ekonomi Nasional, implementasi Undang-Undang Cipta Kerja, dan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.

Baca juga : golkar-optimistis-pertahankan-jumlah-kursi-di-dprd-sigi

“Keempat, sektor ekonomi dan keuangan syariah terus menunjukkan pertumbuhan. Perkembangan pasar modal syariah juga menggembirakan,” lanjutnya.

Hal tersebut, kata Wapres, terlihat dari Indeks Saham Syariah Indonesia sepanjang 2022 yang tumbuh 9,4 persen. Di bandingkan 2021 sekaligus nilai sukuk korporasi meningkat sebesar 20,23 persen.

“Terakhir, penanganan kasus Covid-19 terkendali, dan cakupan vaksinasi maupun booster semakin luas,” ucapnya.

Karena itu Wapres berharap kinerja pasar modal Indonesia tumbuh positif pada 2023. Banyak perusahaan akan go public, termasuk sektor UMKM yang naik kelas, serta berkembangnya penawaran efek melalui urun dana berbasis teknologi informasi.

Wapres pun berpesan, agar seluruh pihak, termasuk para regulator, untuk terus meningkatkan kinerjanya. Agar kondisi baik dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.

“Di lain pihak, regulator dan pengawas pasar modal, baik OJK maupun BEI, agar lebih meningkatkan pengawasan dan perlindungan bagi investor. Sehingga kepercayaan investor akan semakin tinggi terhadap pasar modal Indonesia,” pesan Wapres. (aaa/PaluEkspres)

302 Found

302

Found

The document has been temporarily moved.