Sebanyak 709 personel gabungan TNI Polri ditempatkan di lokasi PT Gunbaster Nickel Industry (PT GNI) di Kabupaten Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah (Sulteng), untuk membantu pengamanan pasca bentrok karyawan antara pekerja asal China dengan pekerja lokal pada Sabtu (14/1/2023) lalu.
Karyawan tenaga kerja asing (TKA) dan pekerja lokal sejak hari pertama bekerja pasca rusuh, sampai dengan hari ini Rabu (19/1/2023) kembali berinteraksi seperti biasa.
“Mereka menunjukkan kerjasama yang harmonis antara TKA dengan TKI,” kata Kapolres Morowali Utara AKBP Imam Wijayanto saat menyampaikan perkembangan situasi PT GNI di Kabupaten Morowali Utara, Rabu (18/1/2023) malam kepada awak media.
Hingga hari ini menurut Wijayanto, aktifitas di perusahaan tidak ada kendala yang berarti, operasional perusahaan kembali berjalan normal seperti sedia kala. Dan, untuk memberikan jaminan keamanan, personel TNI Polri sudah ditempatkan di Pos-pos yang strategis sekitar PT GNI.
“Saya bersama bapak Mugni selaku HRD PT GNI menyampaikan bahwa sampai dengan malam hari ini situasi PT GNI sudah sangat aman dan terkendali,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, PT GNI mulai beroperasi hari ini, Selasa (17/1/2023), setelah sempat tak beroperasi selama dua hari, yaitu sejak Ahad (15/1/2023) hingga Senin (16/1/2023), usai insiden rusuh akibat bentrok antara pekerja China dengan pekerja lokal.
Bentrok tersebut menimbulkan dua korban jiwa masing-masing seorang pekerja asal China inisial XE (30) dan seorang pekerja lokal inisial MS (19) asal Pare-pare Sulawesi Selatan. Selain itu, 71 pekerja lokal diamankan dan untuk sementara, 17 orang di antaranya sudah ditetapkan tersangka karena dianggap sebagai provokator insiden kerusuhan.
Keputusan kembali memulai operasional pasca-bentrok antar pekerja China dengan pekerja lokal ditempuh pihak PT GNI dengan mempertimbangkan adanya pengamanan dari TNI Polri. Ratusan personel TNI dan Polri dikerahkan untuk pengamanan.
Terlebih lagi, sehari sebelumnya, Senin (16/1/2023), Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan industri pengolahan nikel (smelter) PT GNI di Morowali Utara, Sulteng akan kembali memulai kegiatan operasional pada esok hari (Selasa, 17 Januari 2023).
“Jadi keputusan untuk beroperasi kembali ini diputuskan oleh perusahaan setelah melihat bahwa dari sisi pengamanan yang kita siapkan semuanya mendukung untuk kegiatan tersebut bisa operasional kembali,” kata Kapolri dalam keterangannya di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (16/1/2023). (bid/paluekspres)






