Sabtu, 29 Agustus 2026

Bursa Saham Globlal Anjlok, IHSG Ikut Jatuh

JAKARTA, PE – Saham perusahaan taksi konvensional tak terdongkrak revisi Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 32 Tahun 2016 tentang Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek. Permenhub itu, salah satunya, akan mengatur batasan tarif taksi online.

Analis senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada memprediksi pembatasan tarif belum tentu berakibat baik pada perusahaan taksi konvensional.

Alasannya, belum ada kejelasan tentang jumlah penumpang taksi online yang kembali menggunakan taksi konvensional bila tarifnya beda sedikit.

’’Kalau belum ada kejelasan, enggak bisa juga kita bilang akan lebih bagus (bagi kinerja keuangan taksi konvensional, Red),’’ ujar Reza, Rabu (22/3).

Kinerja emiten-emiten perusahaan taksi konvensional seperti PT Blue Bird Tbk (BIRD) dan PT Express Transindo Utama (TAXI) diyakini belum terdongkrak revisi peraturan dalam jangka panjang.

Alasannya, jika konsumen lebih nyaman dengan tarif dan pelayanan taksi online, disparitas harga yang tipis belum bisa mengubah pilihan konsumen ke taksi konvensional.

’’Mostly, driven-nya kan penumpang. Secara jangka panjang, kita bakal melihat ada perubahan signifikan atau tidak dengan jumlah pengguna taksi konvensional,’’ kata Reza.

Dalam perdagangan kemarin, kinerja BIRD dan TAXI ditutup di zona merah. BIRD turun 50 poin ke harga 3.950 per lembar saham.

Sejak Kamis (16/3), harga saham BIRD turun dari Rp 4.100 per saham.

TAXI juga bergerak sedikit melemah dengan penurunan satu poin ke level 165.

Dalam lima hari aktif bursa atau sejak 16 Maret 2017, TAXI juga terlihat turun satu poin dari harga 166 per lembar saham.

Menurut Reza, BIRD sebenarnya bisa saja mendapatkan kinerja yang lebih bagus dengan kerja sama yang dijalankan bersama Go-Jek.

Perusahaan taksi tersebut melayani pesanan Go-Car dengan tarif flat atau mirip ketika konsumen menggunakan mobil pelat hitam saat memesan Go-Car.

Kendalanya, belum tentu konsumen bersedia menggunakan armada taksi BIRD ketika memesan layanan Go-Car.

Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam perdagangan kemarin ditutup turun sembilan poin atau 0,16 persen ke 5.534,09.

Penutupan tersebut melengserkan IHSG dari posisi tertingginya pada 17 Maret lalu di 5.540,43. Aksi ambil untung menjadi penyebab turunnya indeks.

Analis NH Korindo Securities Indonesia Bima Setiaji menyatakan, IHSG melemah seiring penurunan yang juga terjadi di bursa saham global.

Bursa global dilanda aksi jual lantaran didorong penolakan Kongres AS terhadap RUU healthcare yang diusulkan Presiden Donald Trump.

’’Hal ini memunculkan kekhawatiran investor akan adanya ketegangan politik yang dapat memengaruhi ekonomi global,’’ tuturnya.

Frekuensi transaksi kemarin tercatat 321.267 kali. Volume saham yang diperdagangkan mencapai 16 miliar lembar atau senilai Rp 9,1 triliun.

Ada 130 saham yang naik, 201 saham turun, dan 97 saham stagnan. Pelemahan indeks diperkirakan bersifat sementara karena asing masih mencatatkan net buy Rp 138,209 miliar.

Aksi beli bersih itu cukup mampu menahan laju penurunan indeks.

(rin/c14/noe/PE)

Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!
Majestic Treasures Menarik Perhatian Komunitas Game Digital Lewat Pesona Khas dan Ragam Strategi Menarik
Mahjong Ways 2 Ramai Dibahas Lagi! Ini Dampak Besar pada Industri Game Digital Indonesia
Mahjongways Kasino Online Viral di Komunitas Game dan Mulai Disebut sebagai Sumber Penghasilan Baru
Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan! Penggemar Game Penghasil Uang di Indonesia Serbu
Game Penghasil Uang Mulai Dilirik Media Game Mobile di Tengah Pergeseran Tren Global