Minggu, 9 Agustus 2026

Telkom DigiUp Berikan Bantuan 900 Sertifikasi Berstandar BNSP kepada Siswa SMA dan SMK Terpilih

Jakarta, PaluEkspres.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui program Telkom DigiUp berupaya mendukung terciptanya talenta muda digital yang bersertifikasi nasional sesuai dengan kebutuhan industri digital.

Sebanyak 1.000 siswa SMA dan SMK dari seluruh Indonesia telah menyelesaikan program pelatihan dan 900 di antaranya berhasil mendapatkan sertifikasi berstandar nasional dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).  Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Community Development Center (CDC) Telkom dengan Yayasan Pendidikan Telkom (YPT).

SGM CDC Telkom, Hery Susanto menyampaikan program ini menjadi wujud kontribusi Telkom dalam meminimalisasi kesenjangan kompetensi di dunia pendidikan Indonesia. Diharapkan melalui Telkom DigiUp dapat mendukung persiapan generasi muda bertalenta digital yang siap berkompetensi di taraf global untuk menyongsong Indonesia menjadi negara maju.

“Telkom siap mengawal generasi muda menghadapi tantangan digital di masa depan. Selamat kepada siswa SMA & SMK yang telah berhasil menyelesaikan program Telkom DigiUp 2023, semoga sukses mendukung terwujudnya Indonesia yang berdaya saing global,” ucapnya.

Telkom DigiUp 2023 berhasil menjaring 1.000 siswa terpilih dari total hampir 10.000 pendaftar yang berasal dari 421 sekolah, 146 kabupaten dan kota, serta 26 provinsi di seluruh Indonesia, termasuk wilayah 3T (terdepan, tertinggal, dan terluar).

Melalui program ini, Telkom akan meluluskan sebanyak 900 peserta pelatihan yang telah teruji kompetensinya pada bidang sertifikasi yang dipilih. Program pelatihan yang disediakan meliputi Graphic Designer, UI/UX Designer, Content Creator, 3D Animator, dan Cinematography. Kemudian, Web Programmer Python, Mobile Apps Developer, Big Data Scientist, dan Internet Of Things, serta Network Administrator.

Program ini sekaligus sejalan dengan Sustainability Goals Development (SDGs) poin ke-4 yang berfokus pada pendidikan berkualitas, yaitu memiliki keterampilan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Melalui program pelatihan dan sertifikasi ini, Telkom berharap dapat membantu terbukanya peluang yang lebih besar bagi para peserta dalam memberikan kontribusi terbaik saat berkecimpung langsung di industri digital mendatang, sekaligus menjadi bekal untuk menghadapi tantangan kompetensi digital di masa yang akan datang. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital