Sabtu, 8 Agustus 2026

Bawaslu Sulteng Gelorakan Lawan Politik Uang di Fun Walk Pengawasan Partisipatif

Ketua Bawaslu Sulteng, Nasrun, menyampaikan sambutannya pada Fun Walk Pengawasan Partisipatif di halaman JCC, Ahad (28/1/2024). Foto: Istimewa

Palu, PaluEkspres.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar Fun Walk Pengawasan Partisipatif “Ayo Awasi Bersama”, Ahad (28/1/2024).

Fun Walk yang mengambil titik pemberangkatan dari Jodjokodi Convention Center (JCC), Jalan Moh. Yamin, Kota Palu, dihadiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulteng, Arfan mewakili Gubernur Sulteng, serta Kepala Kesbangpol Kota Palu, Ansyar Sutiadi mewakil Wali Kota Palu.

Ketua Bawaslu Provinsi Sulteng, Nasrun, dalam sambutannya mengatakan, Fun Walk kali ini untuk memberikan edukasi terkait pengawasan penyelenggaraan Pemilu 2024.

“Ayo hari ini kita laksanakan fun walk sembari mensosialisasikan ke masyarakat Kota Palu dan masyarakat Sulawesi Tengah,” kata Nasrun saat menyampaikan sambutannya pada Fun Walk Pengawasan Partisipatif “Ayo Awasi Bersama”, yang dihadiri seluruh komisioner Bawaslu Sulteng.

Nasrun mengatakan, hari H pelaksanaan Pemilu 2024 semakin dekat dan mengimbau seluruh wajib pilih ikut berpartisipasi dengan mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan ikut mencoblos di bilik suara.

“Pemilu ini sudah semakin dekat, ayo kita berpartisipasi semua,” ujarnya.

Pemilu ini, kata Nasrun, membutuhkan partisipasi semua masyarakat, dalam rangka melaksanakan pengawasan penyelenggaraan Pemilu.

“Tolong kita semua mengawasi proses itu, bukan hanya menyalurkan hak pilih, tapi kita semua memastikan satu suara yang ada di TPS adalah satu suara yang dihitung pada rekap nasional,” tambahnya.

Olehnya, Ia meminta kepada masyarakat untuk ikut mengawasi proses pemilihan umum pada tanggal 14 Februari 2024. Bila ada dugaan pelanggaran politik uang,  politisasi SARA, masyarakat jangan segan untuk melaporkannya dengan mendatangi kantor Bawaslu.  Kalaupun Masyarakat enggan ke kantor Bawaslu, bisa melaporkannya melalui aplikasi yang telah disiapkan oleh Bawaslu.

“Kita semua menggelorakan bahwa kita melawan politik uang, lawan isu-isu negatif, lawan politisasi SARA,” tegasnya.

Sebelum mengakhir sambutannya, Nasrun meminta kepada seluruh masyarakat untuk memastikan namanya sudah terdaftar dalam DPT, kemudian hadir di TPS untuk menyalurkan hak pilihnya di bilik suara. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital