Jumat, 18 September 2026
Daerah  

Simak Nih, Cerita Tukang Ojek Yang Bayarannya Pake Dollar AS

TIMOR LESTE, PE – Hidup itu pilihan, dan setiap orang punya cara memastikan pilihannya paling benar untuk kehidupannya.

Hal itulah yang dialami oleh Manuel Borges, warga Batugade, Distrik Bobonaro, Timor Leste.

Pria 26 tahun ini memilih untuk menolak menjadi pegawai negeri atau karyawan swasta.

Sebab, dengan pekerjaannya sekarang, setiap hari dia bisa mendapatkan puluhan bahkan ratusan dolar AS (USD) hanya dengan mengangkut barang di perbatasan Timor Leste ke Indonesia.

Ya, Manuel yang tinggal di dekat garis perbatasan dua negara itu setiap hari menyediakan jasa mengangkut barang dari Batugade menuju Motaain, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Jaraknya hanya 500 meter. Tujuan akhirnya adalah sebuah jembatan kecil yang menjadi tanda batas kedua negara.

Manuel akan mengangkat barang pelintas batas dari pos imigrasi Timor Leste Timor menuju pos pemeriksaan imigrasi Indonesia.

Di atas jembatan itulah barang akan diestafetkan kepada rekannya dari Indonesia yang akan membawa masuk ke Motaain.

Umumnya, mereka saling kenal dan memahami aturan tak tertulis soal batas kerja masing-masing.

’’Kawan-kawan dari Indonesia tak boleh melewati pos imigrasi Timor Leste Timor. Jadi, kami jemput orang atau barang itu untuk kami bawa masuk ke wilayah sana,’’ terang Manuel.

Setiap hari mereka bekerja bak pegawai imigrasi. Mulai pukul 09.00 hingga pukul 17.00 atau selama delapan jam kerja.

Untuk sekali angkut, mereka menarik tarif USD 2–USD 3. Dalam sehari, mereka bisa mengangkut barang 10–15 pelintas batas.

Cerita yang sama diungkapkan Julius, 22, warga Silawan, yang tak jauh dari pos utama imigrasi di Motain.

Dalam sehari, dia bisa mengangkut 4–5 penumpang yang baru saja menyeberang dari Timor Leste ke Atambua, ibu kota Belu, yang berjarak 25 kilometer. Sekali angkut Rp 60 ribu.

’’Kalau pintu perbatasan tutup, baru kami pulang. Itu berarti kerja kami sudah selesai,’’ ujarnya.

Orang yang menggunakan jasa Manuel umumnya penumpang bus yang tidak melewati perbatasan ke Indonesia.
Bus jurusan Dili menuju Kota Maliana, Bobonaro, juga mengangkut penumpang yang akan turun di Batugade.

Penumpang yang bakal menuju Atambua turun di pos perbatasan itu dan menyeberang ke Motain dengan berjalan kaki.

Penumpang yang membawa barang itulah yang menjadi sumber pendapatan Manuel dan sejumlah kawannya yang mengais rezeki di daerah perbatasan.

Mereka tak harus membawa paspor karena sudah dikenal sebagai pekerja di kawasan itu.

Selain barang bawaan, Manuel akan mengantar pekerja asal Belu yang mau pulang kampung dengan menggunakan sepeda motor dari Timor Leste.

Sebab, pelintas batas tidak boleh membawa masuk sepeda motor dari Timor Leste ke wilayah Indonesia atau sebaliknya.

Maka, baik di Batugade maupun di Motain, banyak juga rumah yang menyediakan jasa penitipan sepeda motor untuk para pelintas batas. Ongkosnya USD 5 untuk waktu titip 2–3 hari.

Tenaga angkut barang dan ojek menjadi pilihan bagi pelintas batas yang ingin menyeberang ke Indonesia maupun ke negara yang dulu jadi bagian dari NKRI itu.

Kendaraan umum dari Timor Leste yang akan masuk Indonesia dikenai biaya USD 35. Sama dengan biaya visa on arrival Timor.

Sementara itu, kendaraan pemerintah hanya dikenai USD 20. Tapi masih ditambah biaya operasi yang dikeluarkan kepolisian perbatasan.

(Fajar/PE)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam