Jumat, 30 Oktober 2026
Daerah  

Kelompok Nelayan di Parimo Pertanyakan Bantuan Perahu yang Tidak Merata

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Parigi Moutong, Mohamad Nasir. (Foto - Aswadin/Palu Ekspres).

Parigi Moutong, PaluEkspres.com – Sebanyak tiga kelompok nelayan di Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng), mempertanyakan mekanisme pemberian bantuan perahu oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat.

Pasalnya, perahu bantuan untuk sejumlah kelompok nelayan setempat, diduga tidak terealisasi secara merata kepada kelompok yang sudah mengajukan permohonan bantuan sebelumnya.

Mansur, salah satu ketua kelompok nelayan di Kelurahan Bantaya memprotes kebijakan pihak DKP Parimo yang diduga memberikan bantuan perahu tidak merata untuk kelompok nelayan yang ada.

“Kami protes dengan pemberian bantuan perahu yang tidak merata di Kelurahan Bantaya,” keluh Mansur kepada wartawan, di Parigi, Rabu (3/7/2024).

Sebab menurutnya, ada salah satu kelompok yang diduga menerima 5 unit perahu tersebut adalah satu keluarga dan masih tinggal serumah.

“Jadi kelompok yang dapat 5 unit ini di situ ada 3 orang anaknya, bahkan mereka masih tinggal serumah,” ungkap Mansur.

Dengan begitu, pihaknya meminta pada dinas terkait agar perahu bantuan itu bisa dibagi kepada kelompok lain meskipun hanya mendapat satu unit perahu dalam satu kelompok.

“Padahal sama-sama mengajukan proposal pada tahun 2022,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Parigi Moutong, Mohamad Nasir mengatakan, pemberian bantuan ini berdasarkan permohonan kelompok nelayan.

“Setelah ada proposal, turun tim verifikasi dari Dinas Perikanan untuk melakukan verifikasi,” ujarnya.

Hal itu kata Nasir, untuk memastikan bahwa benar mereka yang mengajukan permohonan bantuan perahu ini adalah nelayan.

“Jadi, pertama dipastikan mereka benar-benar profesinya sebagai nelayan dan mempunyai kartu nelayan,” sebut Nasir.

Sebab menurutnya, dalam verifikasi administrasi pada kelompok ini juga diketahui oleh pemerintah kelurahan dan desa setempat.

“Jadi ada format untuk penetapan pada masing-masing kelompok nelayan yang mengajukan proposal,” terangnya.

Sehingga, untuk menindaklanjuti hal ini pihaknya akan mengundang para pihak, baik kelompok penerima maupun kelompok yang komplain dengan pemberian bantuan ini.

Oleh karena itu, pihaknya berjanji akan menindaklanjuti hal ini. Karena meskipun mereka satu keluarga dan masih tinggal serumah, namun sudah berkeluarga menurutnya tidak menjadi masalah untuk mendapatkan bantuan tersebut.

“Saya cari dulu jalan keluarnya untuk memastikan seperti apa permasalahanya,” ujarnya.

Untuk pengajuan proposal jelasnya, setahun sebelum turun bantuan data sudah harus diinput dan dikirim ke pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Yang kita usulkan itu bukan hanya puluhan, tapi ratusan permohonan ke pusat setiap tahunnya. Karena, verifikasi akhir itu kan di Kementerian,” terangnya.

Berdasarkan informasi dari pihaknya bahwa, tim verifikasi mengundang para ketua kelompok dan dilakukan verifikasi untuk memastikan para pemohon apakah benar berprofesi sebagai nelayan.

“Jadi mereka diundang semua. Sehingga, tidak tau lagi apakah itu anaknya atau siapa. Nah, di situlah kecolonganya saya punya tim,” akunya. (asw/paluekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam