Sabtu, 8 Agustus 2026

Ini Hasil Penelitian Soal Presentase Orgasme Perempuan Normal, Lesbian dan Gay

PALU EKSPRES, JAKARTA – Perempuan heteroseksual (normal) adalah yang paling tidak beruntung dalam urusan bercinta dengan lawan jenisnya.

Bagaimana tidak, di antara semua kelompok orientasi seks, mereka adalah yang paling jarang mengalami klimaks saat berhubungan intim.

Studi tersebut mencatat pria heteroseksual, gay, lesbian dan biseksual lebih sering mengalami orgasme dibanding perempuan straight (non lgbt)

Penelitian gabungan Chapman University, Indiana University dan Institut Kinsey ini bertanya kepada lebih dari 52.000 orang dewasa di seluruh Amerika Serikat mengenai seberapa sering mereka mencapai orgasme ketika berhubungan seks.

Hasil yang dipublikasikan dalam Archives of Sexual Behavior mengungkapkan bahwa pria lebih sering menjawab pertanyaan itu dengan “biasanya” atau “selalu” ketimbang wanita.

Pria hetero (straight man) adalah yang paling banyak mengaku mengalami orgasme ketika bercinta, presentasenya 95 persen. Diikuti laki-laki gay (89 persen) dan biseksual (88 persen).

Bagi wanita, 86 persen dari lesbian mengatakan mereka “biasanya” atau “selalu” mengalami orgasme saat berhubungan seks.

Diikuti oleh 66 persen dari biseksual dan 65 persen dari perempua heteroseksual.

Ketika ditanya apakah mereka memiliki orgasme setiap kali mereka berhubungan seks, 75 persen pria mengatakan “ya” dibandingkan dengan hanya 33 persen perempuan.

Tapi sebelum Anda menyalahkan perbedaan biologis, pertimbangkan ini: Diantara perempuan lesbian, 59 persen melaporkan mencapai big O setiap kali bercinta.

Jadi apa yang menjelaskan adanya kesenjangan orgasme antara pria dan wanita, terutama antara sesama hetero?

Para penulis studi berspekulasi bahwa stigma sosial tentang perempuan mengekspresikan keinginan seksual, bersama dengan tekanan pada pria untuk memimpin saat berhubungan seks bisa mencegah pasangan heteroseksual dari menjelajahi kegiatan berhubungan intim ini.

Perempuan lesbian, di sisi lain, lebih mungkin untuk terlibat dalam rangsangan manual atau oral.

Kenapa hal ini bisa terjadi? Mungkin mereka memiliki pemahaman yang lebih baik tentang apa yang membuat pasangan mereka meras senangan.

Secara umum, wanita dalam penelitian ini yang sering mengalami orgasme lebih mungkin melakukan hubungan seks lagi.

Mereka juga lebih puas dengan hubungan, tidak malu untuk meminta apa yang mereka inginkan di tempat tidur dan memuji pasangan mereka untuk sesuatu yang mereka lakukan di tempat tidur, ketimbang wanita yang memiliki lebih sedikit orgasme.

“Tindakan ini bisa memiliki efek riak,” kata penulis utama studi David Frederick, PhD, seperti dilansir laman Health.com.

Mereka bisa membuat pria merasa lebih diinginkan, sehingga hal ini akan menambah motivasi mereka untuk menyenangkan pasangannya.

(Fajar/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital