Sabtu, 19 September 2026
Daerah  

Indonesia Dinilai Dermawan dan Solid dalam Hadapi Bencana

Indonesia Dermawan dan Solid dalam Hadapi Bencana
Presiden RI Prabowo Subianto pada pengantar Sidang Kabinet Paripurna di Jakarta, Senin (2/12)/ Foto: PCO

Jakarta, Paluekspres.com Tahun ini, Indonesia kembali menghadapi runtutan bencana alam yang menimbulkan korban dan kerugian signifikan bagi masyarakat. Dalam periode 1 November hingga 13 Desember 2024 saja, telah terjadi bencana seperti banjir, tanah longsor, gempa bumi, dan erupsi gunung berapi di lebih dari 50 wilayah.

Tercatat beberapa bencana yang cukup besar seperti banjir bandang di Sukabumi dan Cianjur, erupsi Gunung Lewotobi Laki Laki di Nusa Tenggara Timur dan enam wilayah lain, gempa bumi di 10 wilayah dengan skala rendah dan bencana-bencana lainnya.

Juru Bicara Kantor Komunikasi Presiden atau Presidential Communication Office (PCO), Adita Irawati mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah memberi apresiasi atas penanganan bencana, khususnya di Gunung Lewotobi, saat sidang Kabinet Paripurna.

“Hal ini menunjukkan kepedulian beliau terhadap aksi gerak cepat tanggap darurat untuk membantu masyarakat yang terdampak,” ujar Adita dalam rilis yang diterima Palu Ekspres, Selasa (24/12/2024).

Adita menjelaskan bahwa pemerintah telah bergerak cepat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kementerian/lembaga terkait, TNI dan POLRI serta pemerintah daerah untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak. Perlu menjadi perhatian, tambah Adita.

Sebelumnya, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, telah menyampaikan bahwa cuaca ekstrem diperkirakan akan terus terjadi hingga Maret-April 2025 akibat fenomena La Nina lemah yang meningkatkan curah hujan sebesar 20 persen.

Indonesia Maju Versi Presiden Prabowo

Asta Cita dan Visi Indonesia Maju yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan solidaritas dalam menghadapi bencana.

“Ada tiga pesan utama Presiden Prabowo terkait bencana alam dan penanganannya,” terang Adita.

Pertama, Presiden Prabowo menekankan pentingnya “negara hadir”, sigap, gesit dalam merespons bencana alam, memberikan tanggap darurat yang cepat dan tepat.

Presiden mengakui, tenaga terlatih Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas Nasional dan Daerah) dan Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai first responders telah menunjukkan kapasitas yang unggul.

“Koordinasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat untuk merespons bencana sudah terjadi dalam waktu singkat, namun tetap efektif,” kata Adita.

Kedua, Presiden Prabowo ingin pembangunan infrastruktur yang tangguh dan berkelanjutan seperti gedung, jalan, kantor pemerintahan dan infrastruktur lainnya yang kuat dan tahan bencana penting untuk mengurangi dampak bencana.

“Termasuk penggunaan teknologi. Hadirnya sistem peringatan dini, peta bencana digital buatan BNPB, dan prakiraan juga modifikasi cuaca oleh BMKG, sangat penting memperkaya dan memutakhirkan rencana kontinjensi,” terang Adita.

“Terakhir dan tidak kalah pentingnya, solidaritas dan gotong-royong,” lanjut Adita.

“Dalam situasi bencana masyarakat yang saling membantu akan membuat recovery dan rehabilitasi lebih cepat.”

Gotong royong dalam membersihkan puing-puing, menyediakan tempat penampungan sementara, dan
mendistribusikan bantuan logistik dan dukungan psikososial adalah contoh nyata dari solidaritas yang dapat meringankan beban para korban.

“Visi Indonesia Maju adalah membangun masyarakat yang siap siaga, tangguh, dan saling mendukung dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk menghadapi bencana alam. Early warning system, dukungan teknologi, harus tetap dikaitkan dengan solidaritas dan gotong royong.”

Dunia Akui Keunggulan Indonesia Dalam Kedermawanan

Dalam hal solidaritas dan gotong royong, Adita mengatakan dunia baru saja mengakui keunggulan Indonesia dalam kedermawanan.

Mengutip Charities Aid Foundation (CAF) dalam publikasi tahunannya, World Giving Index 2024, Indonesia adalah negara paling dermawan di dunia.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Gallup di 140 negara, 90 persen responden di Indonesia pernah membantu orang asing, menyumbangkan uang, menyumbangkan waktu dan memberikan sumbangan kepada orang lain.

“Indonesia once more tops our World Giving Index rankings (Indonesia sekali lagi berada di tingkat
teratas),” kata Neil Heslop, Chief Executive Charities Aid Foundation dalam publikasinya.

Adita Irawati sendiri memuji kedermawanan masyarakat Indonesia dan konsistensinya sebagai negara paling dermawan dalam beberapa tahun terakhir.

“Untuk ketujuh kalinya, tujuh tahun berturut-turut, Indonesia menjadi negara paling dermawan di dunia
sejak 2017,” kata Adita.

Adita mengingatkan modal tersebut sangat penting untuk membantu sesama anggota masyarakat yang saat ini terdampak bencana.

Dengan demikian, Indonesia dapat menjadi negara yang lebih maju, berdaulat, sejahtera, dan tangguh hadapi bencana,” tutup Adita. (*/pco)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam