Palu, PaluEkspres.com – Memasuki 100 hari masa kerja, pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid dan Reny A. Lamadjido, mulai menunjukkan hasil konkret dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui program unggulan “Berani Cerdas dan Berani Sehat”, duet Anwar-Reny telah merealisasikan sejumlah kebijakan yang menyentuh kebutuhan dasar warga, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan.
Saat ini, masyarakat Sulawesi Tengah telah menikmati layanan pendidikan gratis serta akses kesehatan gratis cukup dengan menunjukkan KTP. Program tersebut dinilai efektif meringankan beban masyarakat, terutama kelompok menengah ke bawah.
Pengamat politik dari Universitas Tadulako, Muhammad Khairil, menilai pasangan kepala daerah ini mampu membuktikan komitmen mereka dalam waktu relatif singkat.
“Seratus hari pertama ini memperlihatkan fondasi pemerintahan yang berpihak pada rakyat. Program-program mereka berjalan sesuai dengan target,” ujar Khairil kepada ANTARA, Jumat (30/5).
Ia menambahkan, ketepatan dan kecepatan Anwar-Reny dalam melaksanakan program kerja menunjukkan kesiapan serta keseriusan mereka dalam memimpin.
Menurut Khairil, Gubernur Anwar secara pribadi menunjukkan peran aktif dan kepemimpinan yang kuat dalam menakhodai Sulteng menuju perubahan.
“Langkah-langkah yang diambil strategis dan terukur. Ini penting untuk menjamin pelayanan publik yang inklusif dan merata,” katanya.
Khairil meyakini, capaian dalam 100 hari ini merupakan awal dari kemajuan yang lebih besar bagi Sulawesi Tengah. Ia optimistis, dengan fondasi yang sudah dibangun, pemerintahan Anwar-Reny akan terus menghadirkan perubahan positif di masa mendatang.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di bawah kepemimpinan Anwar-Reny dinilai berhasil mengubah janji kampanye menjadi aksi nyata. Mereka menunjukkan bahwa pembangunan daerah dapat dimulai dari kebijakan yang berpihak pada rakyat. ***






