Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Telkomsel Tanam 2000 Pohon Mangrove di Donggala, Aksi untuk Lingkungan Berkelanjutan

Telkomsel Tanam 2000 Pohon Mangrove di Donggala, Aksi untuk Lingkungan Berkelanjutan
Aksi tanam pohon mangrove di Donggala. Foto: Media Relation IMIP

Donggala, PaluEkspres.com – Telkomsel mengadakan Penanaman 2000 Pohon Mangrove di Kawasan Pesisir Desa Mapane Tambu, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (18/6)  sebagai bagian inisiatif pelestarian lingkungan bertajuk Telkomsel Jaga Bumi Movement. Program ini juga merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilakukan Telkomsel dalam memperingati Hari Bumi pada 22 April 2026 lalu di berbagai wilayah Indonesia.

Sejalan dengan tema Hari Bumi global “Our Power, Our Planet”, inisiatif bertujuan untuk menekan jejak emisi karbon secara kolektif dengan membuka ruang aksi langsung bagi masyarakat, mulai dari menggelar kompetisi inovasi hijau bagi generasi muda, hingga memfasilitasi ratusan juta pelanggan untuk mendonasikan pohon lewat penukaran Telkomsel Poin.

Telkomsel Jaga Bumi Movement di Palu,diikuti oleh 50 Volunteer yang terdiri dari Karyawan Telkomsel, Perwakilan Masyarakat, Mahasiswa, Jejakin, Komunitas dari Kelompok Sadar Wisata Sintuvu Mapane Tambu, Rumah Bahari Gemilang (Rubalang) dan Konservasi Penyu Lontara. Selain itu dihadirkan sesi talkshow tentang Sejarah Kebencanaan di Teluk Tambu bersama Pengamat Kebencanaan Sulteng yang juga merupakan Dosen Program Studi Geofisika Universitas Tadulako –  Ir. Drs. Abdullah, MT dan Koordinator Komunitas Historia Palu –  Moh. Herianto.

Manager CSR Environment adn Ecosystem Telkomsel, Rifki Sya’bani, mengatakan, “Kami menyadari bahwa masyarakat terutama generasi muda mulai memiliki kesadaran besar untuk melestarikan lingkungan. Oleh karena itu, Telkomsel Jaga Bumi hadir bukan sekadar program tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan, melainkan sebagai wadah kolaborasi. Kami menyediakan ekosistem komprehensif, mulai dari pemanfaatan teknologi digital, kompetisi inovasi lingkungan, hingga fitur tukar poin menjadi pohon, agar setiap individu bisa memberikan dampak nyata bagi Bumi dan generasi mendatang.”

Selain menyerap emisi karbon, penanaman mangrove di kawasan pesisir berperan penting untuk mencegah abrasi pantai serta menjaga keberlangsungan ekosistem biota laut dan wilayah muara. Lebih dari itu, keberadaan hutan mangrove juga menjadi bagian dari upaya mitigasi bencana, khususnya dalam menciptakan benteng alam yang dapat mengurangi dampak tsunami pascagempa.

Ke depan, kawasan mangrove yang terkelola dengan baik diharapkan dapat memberikan nilai tambah sebagai destinasi wisata alam dan sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat luas, sekaligus dapat mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis keberlanjutan di wilayah pesisir.

Telkomsel Jaga Bumi Movement

Telkomsel merancang Telkomsel Jaga Bumi Movement untuk memantik partisipasi publik melalui tiga pilar aksi:

  • Telkomsel Jaga Bumi Future Impact Challenge: Kompetisi nasional yang mengundang generasi muda berusia 15–35 tahun untuk beradu gagasan dan aksi nyata dalam menciptakan solusi inovatif terhadap tantangan lingkungan dan perubahan iklim. Telkomsel membuka pendaftaran mulai 22 April hingga masa kurasi pada 5-10 Juli 2026. Peserta terbaik akan mempresentasikan ide mereka pada sesi final pitching pada 15 Juli, sebelum sesi awarding di Yogyakarta pada 18 Juli 2026.
  • Talkshow Series: Telkomsel mempertemukan praktisi, pakar dan komunitas peduli lingkungan bersama pelaku industri dalam enam sesi diskusi dengan beragam topik dan tema mengenai isu iklim, ekonomi sirkular dan masa depan lingkungan yang berlangsung dari 19 Mei hingga 16 Juli 2026.
  • Penanaman Pohon & Lokakarya: Telkomsel juga mengajak komunitas peduli lingkungan untuk turun langsung ke empat titik strategis dalam gelaran Telkomsel Jaga Bumi Lestari untuk melakukan penanaman pohon dan lokakarya bersama warga lokal, yakni di Ciampea Bogor (4–6 Juni), Palu (18–20 Juni), Pesisir Selatan Sumatera Barat (2–4 Juli), dan Kulon Progo Yogyakarta (16–18 Juli 2026).

Tukar Poin jadi Pohon dan Sulap Limbah Plastik

Selain menyasar generasi muda, Telkomsel juga mempermudah ratusan juta pelanggannya untuk menjadi pahlawan lingkungan dari genggaman tangan. Berkolaborasi dengan platform Jejak.in, Telkomsel kembali membuka program Carbon Offset. Pelanggan cukup menukarkan 5.000 Telkomsel Poin (setara 0,1 pohon) atau 50.000 Telkomsel Poin (setara 1 pohon) melalui MyTelkomsel super app atau SMS. Telkomsel akan mengirimkan laporan perkembangan pohon tersebut langsung ke email pelanggan secara berkala.

Di sisi pengelolaan limbah atau waste management, Telkomsel melanjutkan program daur ulang plastik bersama mitra PlusTik dan Liberty Society. Program ini mengumpulkan dan mendaur ulang kemasan kartu SIM bekas serta cangkang kartu perdana dari jaringan outlet reseller Telkomsel untuk diubah menjadi produk siap pakai seperti blok paving, tempat sampah, kotak serba guna, dudukan kartu perdana dan ponsel untuk Mitra Outlet. Telkomsel juga mengumpulkan baju dan pakaian bekas dari karyawan untuk diolah menjadi barang yang memiliki nilai tambah.

Telkomsel Jaga Bumi tidak hanya menyasar pelanggan, tetapi juga mengedepankan peran aktif karyawan sebagai agen perubahan. Melalui sejumlah inisiatif internal seperti Green Challenge, Smart Mobility Initiative, Energy Saving Movement, dan Carbon Calculator Activation, karyawan didorong untuk mengadopsi perilaku ramah lingkungan dalam keseharian mereka.

Sejak tahun 2022, Telkomsel Jaga Bumi telah berhasil mengajak lebih dari 121 ribu pelanggan untuk turut serta dalam program carbon offset melalui redeem Telkomsel Poin dan berhasil mencatat capaian lebih dari 39 ribu pohon telah ditanam di 13 kota/kabupaten, dengan areal konservasi seluas 37 Ha dan berhasil menyerap emisi karbon lebih dari 83 tCO2e. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital