Senin, 10 Agustus 2026

Bantul Dukung Program Swasembada Pangan Nasional Lewat Berbagai Inisiatif Pertanian

BANTUL, PALUEKSPRES.COM – Pemerintah Kabupaten Bantul terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintahan Prabowo Subianto bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. 

Hal ini terlihat dalam kunjungan Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Yudi Sastro, dan Direktur Perbenihan, Gunawan, ke Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Poncosari, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul, pada Sabtu (14/6/2025).

Dalam kunjungan tersebut, dilaksanakan sejumlah kegiatan strategis, antara lain pengangkatan sedimentasi saluran irigasi, pengolahan lahan sawah, dan penanaman padi.

Hadir pula Bupati Bantul, H. Abdul Halim Muslih, dan Sekretaris Daerah, Agus Budi Raharja.

Pengangkatan sedimentasi dilakukan untuk mengatasi pendangkalan pada saluran irigasi dan saluran pembuangan, yang selama ini menghambat aliran air. 

Proyek ini ditargetkan akan membersihkan sedimen sepanjang 2,3 kilometer dari total panjang saluran 5 kilometer. 

Saluran tersebut mengairi area persawahan seluas 200 hektare yang dikelola oleh tujuh kelompok tani.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Direktorat Jenderal Tanaman Pangan dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) setempat.

Para petani berharap, dengan meningkatnya kapasitas saluran air, indeks pertanaman (IP) padi yang semula hanya satu kali tanam per tahun (IP 1) dapat ditingkatkan menjadi dua kali (IP 2), bahkan tiga kali (IP 3) dalam setahun.

Kegiatan dilanjutkan dengan pengolahan lahan dan penanaman padi, yang menunjukkan keseriusan petani dalam mempercepat proses tanam. 

Penggunaan traktor roda dua bantuan dari Kementerian Pertanian terbukti sangat membantu, karena mempercepat waktu jeda antara panen dan tanam berikutnya. 

Hal ini secara langsung mendukung peningkatan indeks pertanaman di wilayah tersebut.

Untuk penanaman, petani menggunakan varietas padi Inpari 32 dengan teknologi mesin tanam (transplanter). Penggunaan alat ini menjadi solusi atas keterbatasan tenaga tanam manual yang semakin sulit didapat. 

Dengan mekanisasi ini, waktu tanam dapat dilakukan lebih cepat tanpa harus menunggu giliran atau antrean tenaga kerja.

Dirjen Tanaman Pangan, Yudi Sastro, menyampaikan apresiasinya terhadap pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan) oleh petani di Bantul.

“Alsintan yang dibutuhkan sudah diterima dan dimanfaatkan dengan baik oleh Gapoktan. Hasilnya pun terlihat nyata,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bantul, H. Abdul Halim Muslih, menyampaikan rasa terima kasih kepada Menteri Pertanian atas berbagai bantuan yang telah diberikan.

“Dengan adanya alsintan ini, saya yakin kesejahteraan petani Bantul akan meningkat,” katanya optimis.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan panen jagung di Dusun Klaras, Desa Canden, Kecamatan Jetis.

Panen ini merupakan hasil kerja sama antara kelompok tani setempat dan Polri. Dari hasil ubinan sebelumnya, produktivitas jagung di lokasi tersebut mencapai 9 ton per hektare. 

Padahal, lahan tersebut sebelumnya merupakan lahan terlantar yang tidak dimanfaatkan. Berkat pendampingan dari Polres Bantul, lahan kini telah diaktifkan dan memberikan hasil yang menggembirakan.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization