Senin, 10 Agustus 2026

PCO Goes to Campus: Media Sosial Hanya Ruang Simulasi

Jakarta, PaluEkspres.com – Kemajuan teknologi infomasi telah membentuk realitas baru yang berbeda dari keadaan sebenarnya. Media sosial menjadi ruang realitas baru itu, di mana publik sebenarnya hanya melihat simulasi dari citra.

Demikian disampaikan Kepala Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi saat diskusi PCO Goes to Campus bertema Literasi Digital dan Tanggung Jawab Intelektual, Sinergi Pemerintah dan Kampus Menangkal DFK di Universitas Al-Azhar Indonesia, Jakarta, Senin (30/6/2025).

“Hari ini, kita merasakan batasan yang kabur, mana nyata dan maya, sehingga kita juga kerap gagap dalam mengambil tindakan,” kata Hasan.

Di depan 200-an mahasiswa, Hasan menjelaskan Teori Simulacra dari Jean Baudrillard, seorang filsuf Prancis. Dikatakan, dunia simulasi atau tontonan suatu saat akan menjadi dunia nyata.

Hasan memaparkan sejumlah contoh kegagapan masyarakat. Misal, ketika ada kecelakaan lalu lintas, banyak orang yang hanya menonton dan merekam peristiwa itu, kemudian menyebarkan video atao gambar. Padahal, yang paling penting dilakukan adalah menolong korban kecelakaan.

Ruang simulacra menjadikan yang dilihat orang hanyalah citra, lalu membuatnya percaya pada ilusi hingga ia hilang dari kenyataan. Dalam contoh kecelakaan lalu lintas itu, bagi mereka yang terpenting adalah video atau gambar menjadi viral di media sosial.

Hasan berharap generasi muda menjalani prosedur yang benar dalam mencari kebenaran, agar kembali ke dunia nyata dan meninggalkan realitas baru yang hanya simulasi.

“Kita harus tetap skeptis bukan sinis, melakukan klarifikasi demi mencari akurasi, menguatkan literasi dan menjauhkan reaksi emosi semata, serta membangun kesadaran kritis,” ujar Hasan.

Guna menghindari efek psikologis yang lebih jauh dari simulacra, seperti disorientasi, kecanduan, meninggalkan norma, sumbu pendek, serta ruang publik dan privasi yang hilang, Hasan mengajak publik melakukan antidot simulacra dengan kembali ke dunia nyata.

Sedangkan Rektor UAI Prof Asep Saefuddin mengingatkan kepada para mahasiswa akan pentingnya literasi digital. Ia menegaskan di era digital sekarang, selain memberi efek kecepatan dan akurasi informasi sebagai manfaat, ternyata juga membawa kemudharatan.

“Tidak semua informasi bermanfaat, ada yang sifatnya hoaks dan fake atau berita bohong. Di sinilah mahasiswa sebagai kalangan intelektual, harus bisa memilih informasi yang benar, tidak terperangkap dalam informasi yang malah merusak diri sendiri maupun masyarakat,” kata Asep.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization