Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Peresmian Gedung ASEAN-China Centre, IMIP – Unhas Perkuat Kolaborasi Majukan Pendidikan

Peresmian Gedung ACC, IMIP - Unhas Perkuat Kolaborasi Majukan Pendidikan
MoU kelas hilirisasi antara IMIP dengan Unhas, yang diwakili oleh Manager HR PT IMIP Achmanto Mendatu (ketiga dari kanan) disaksikan oleh Wamen Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Prof Stella Cristie (kedua dari kiri) dan rektor Unhas Prof. Jamaluddin Jompa (kedua dari kanan). Foto: Humas PT IMIP

Morowali, PaluEkspres.com – Konsistensi PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) dalam memerkuat kolaborasi memajukan pendidikan di Indonesia, terus diperlihatkan. Sebagai bentuk komitmen, PT IMIP kembali terlibat dalam peresmian gedung ASEAN-China Centre (ACC) of Excellence for Metallurgy and Marine Resources di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sulawesi Selatan, Senin, (07/07/2025).

Sekretaris Jenderal ASEAN-China Centre (ACC) menetapkan Universitas Hasanuddin dalam program kerja sama bidang metalurgi dan sumber daya kelautan karena keunggulan komparatif, serta dianggap kompetitif. Unhas berada dalam kawasan segi tiga nikel dunia yang memasok kebutuhan global. Unhas dipandang memiliki peran strategis mendukung hilirisasi sumber daya peningkatan pertumbuhan ekonomi, ke depan.

Penetapan tersebut juga merupakan bagian dari kerja sama strategis antara institusi pendidikan tinggi Indonesia dan ACC, serta dukungan dari mitra entitas, termasuk PT IMIP. Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Stella Christie, Ph.D, hadir meresmikan infrastruktur pendukung itu, bersama Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., serta manajemen perusahaan industri, dalam seremoni yang berlangsung di Arsyad Rasyid Lecture Theatre, Unhas.

Prof. Stella, mengatakan, inovasi riset yang dilakukan kampus dapat menghasilkan pertumbuhan ekonomi dan material baru yang sangat dibutuhkan dalam pengolahan nikel.

“Melalui pengajaran berbasis penelitian, akan menghasilkan lulusan yang berpikiran riset. Kerja sama ini, diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru dengan inovasi industri,” harap Guru Gesar Tsinghua University, Beijing, Tiongkok, tersebut.

Prof. Stella terus mendorong industri dan vokasi agar memiliki kemampuan untuk memajukan ekonomi Indonesia. Ia juga mengapresiasi program tersebut yang sangat penting dalam meningkatkan kemampuan industri dan riset.

Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara Universitas Hasanuddin dengan PT IMIP sebagai bentuk komitmen bersama dalam bidang pendidikan dan akademik. Pasca rangkaian kegiatan peninjauan gedung, dilanjutkan penandatanganan Kelas Hilirisasi Teknologi Metalurgi Ekstraksi Fakultas Vokasi dengan PT IMIP, kelas kerja sama dan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi pada empat program studi (Prodi). Yakni Prodi Teknologi Metalurgi Ekstraksi, Kimia, Teknik Metalurgi dan Material, serta Sastra Mandarin dengan pihak PT Huayou Internasional Mining.

Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Inovasi, Bisnis dan Wirausaha Unhas, Prof. Adi Maulana, mengatakan, peresmian gedung itu merupakan langkah strategis dalam memerkuat kolaborasi antara dunia akademik dan industri melalui ekosistem inovasi yang sinergis. Sebagai mitra strategis Unhas, ia mengakui, IMIP terus mendorong kemajuan pendidikan di tanah air.

“Kami berupaya berkontribusi dalam memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, pemerintah dan lembaga terkait,” janji Prof. Adi Maulana.

Dengan adanya Akademi Industri Center ini, tercatat sebanyak 12 perusahaan telah menjalin kerja sama dengan Unhas dan dapat melakukan display produk. Mahasiswa juga dapat melakukan aktivitas akademik yang dibimbing oleh pihak perusahaan industri tersebut. Industri bisa membuat pelatihan untuk peningkatan kapasitas mahasiswa. Kemudian mempersiapkan SDM berkualitas untuk memenuhi permintaan industri.

Manajemen PT IMIP yang diwakili Manager HR, Achmanto Mendatu, menegaskan, melalui kegiatan ini, pihaknya memerlihatkan kepedulian bagi sektor pendidikan secara nyata. “Industri berperan mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas, menyiapkan sarana infrastruktur pembelajaran, fasilitas pemagangan, fasilitas dosen, praktisi dan dukungan finansial,” ungkap Achmanto Mendatu. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital