Selasa, 11 Agustus 2026

Harga Beras Naik di Parigi Moutong, Gubernur Sulteng Perintahkan TPID Ambil Langkah Strategis

Parigi Moutong, PaluEkspres.com – Kenaikan harga beras di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, memantik respons cepat dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Dikenal sebagai salah satu lumbung beras terbesar di wilayah Sulawesi Tengah, Parigi Moutong justru mengalami lonjakan harga yang signifikan. Harga beras dilaporkan sempat menembus angka Rp 18.000/Kg, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) nasional sebesar Rp 12.500/Kg untuk beras medium.

Menyikapi situasi ini, Gubernur Sulawesi Tengah Dr.Anwar Hafid,M.Si langsung menginstruksikan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk mengambil langkah strategis guna menstabilkan harga dan menjamin pasokan beras di pasaran.

Menindaklanjuti instruksi tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sulteng, Dr. Rudi Dewanto, SE, MM, memimpin pengecekan lapangan bersama instansi terkait di dua pasar tradisional utama, yakni Pasar Sentral Tagonu Parigi dan Pasar Tolai.

Dalam rapat persiapan pengecekan, Rudi Dewanto mengungkapkan bahwa lonjakan harga beras dipicu oleh tingginya arus keluar beras dari Parigi Moutong ke daerah lain seperti Gorontalo dan Manado. Faktor letak geografis yang strategis serta kerjasama dagang antarpelaku usaha menyebabkan petani lebih memilih menjual beras ke luar provinsi karena tawaran harga yang lebih tinggi.

“Harga di luar provinsi lebih menggiurkan. Banyak petani menjual ke sana. Ini harus disikapi agar pasokan untuk kebutuhan dalam daerah tetap terjaga,”kata Asisten Rudi Dewanto di ruang rapat Wakil Bupati Parigi Moutong, pada Jum’at (18/7/2025).

Sebagai solusi, Ia menegaskan pentingnya intervensi pemerintah daerah dan Perum BULOG, termasuk usulan agar petani menyisihkan minimal 20 % hasil panennya untuk dikelola BULOG Sulawesi Tengah. Langkah ini sejalan dengan kesepakatan bersama yang telah dibentuk awal tahun 2025 antara Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Perum BULOG, pelaku usaha penggilingan padi, dan Kodam XIII/Merdeka.

“Kami berharap keseimbangan antara kebutuhan lokal dan keuntungan petani bisa terjaga. Harga tetap stabil, masyarakat tenang,”ujarnya.

Ia juga meminta Pemkab Parigi Moutong untuk segera menginventarisasi dan mengusulkan nama-nama pedagang yang akan menjadi mitra BULOG dalam penyaluran beras SPHP. Langkah ini bertujuan memperbanyak distribusi beras medium di pasar dan menekan gejolak harga di tingkat konsumen.

Untuk menstabilkan harga dan menjamin ketersediaan beras, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sulawesi Tengah Elis Nurhayati,SE,Ak,M.Ak memastikan bahwa cadangan beras pemerintah cukup untuk memenuhi kebutuhan. Per 17 Juli 2025, terdapat stok sebanyak 10.653 ton yang tersebar di tiga gudang di wilayah Parigi Moutong.

Selain itu, BULOG mendapat penugasan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk menyalurkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 13.056 ton sepanjang Juli hingga Desember 2025.

Beras SPHP dijual seharga Rp 11.000/Kg dari gudang dan disalurkan dalam kemasan 5 Kg melalui saluran resmi, seperti : koperasi desa, pasar rakyat, outlet pangan pemerintah, serta Gerakan Pangan Murah (GPM).

Di sisi lain, penyaluran Bantuan Pangan Beras untuk alokasi Juni dan Juli 2025 juga berjalan dengan volume 4.483 ton kepada 224.148 penerima manfaat di wilayah Sulawesi Tengah. Data penerima bantuan merujuk pada data By Name By Address (BNBA) dari Kementerian Sosial.

Dengan langkah cepat dan kolaboratif ini, pemerintah berharap stabilitas harga pangan dapat terjaga di tengah tekanan pasokan yang terjadi.

Turut hadir, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Nelson M, SP, Kepala Dinas Pangan Rustam A, S.Ag, M,Si, Karo Ekonomi Yunarto Pasman, Satgas Pangan Polda Sulteng, Pimwil Bulog Sulteng, Perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Perwakilan Dinas Perkebunan dan Peternakan, Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Parigi Moutong Syamsu Nadjamudin, S.Pd, Kades Tolai Timur Made Sukanto. ***

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization