Selasa, 11 Agustus 2026

Kepala PCO Tekankan Pentingnya Kolaborasi Pusat, Daerah, dan Swasta untuk Percepat Program MBG


Serdang Bedagai, PaluEkspres.com – Kepala Komunikasi Kepresidenan atau Presidential
Communication Office (PCO), Hasan Nasbi, berbagi informasi untuk menyamakan
pemahaman mengenai program unggulan Presiden Prabowo Subianto kepada sejumlah
kepala daerah dalam acara yang digelar di Sei Rampah, Serdang Bedagai, Sumatera Utara,
Rabu (30/7).

Dalam kesempatan itu, Hasan hadir bersama, Deputi I Bidang Materi Komunikasi dan
Informasi PCO, Muhamad Isra Ramli, Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi
Nasional (BGN), Tigor Pangaribuan dan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution.
Mereka menghadiri acara bertajuk Bukti Nyata Program Presiden Prabowo Subianto, yang diselenggarakan oleh DPP Gempita (Gerakan Milenial Pencinta Tanah Air).
Acara ini turut dihadiri sejumlah kepala daerah, antara lain Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya, Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita, Bupati Batu Bara Baharudin Siagian, serta sejumlah kepala daerah dan unsur Forkopimda Sumatera Utara.

Dalam sambutannya, Hasan Nasbi menekankan pentingnya menyamakan persepsi antar level pemerintahan mengenai program prioritas pemerintah.

“Supaya gerak kita, terutama pemerintah pusat sampai daerah bisa seiring sejalan. Perlu ada pemahaman-pemahaman
yang harus disamakan,” ujarnya.

Hasan menjelaskan bahwa seluruh program kerja Presiden Prabowo telah melalui proses
perencanaan yang matang, bahkan jauh sebelum menjabat sebagai presiden. Ia
menyebutkan, Presiden Prabowo telah menulis buku belasan tahun lalu, yang memuat gagasan-gagasan yang kini menjadi program kerja pemerintah.

Salah satu program unggulan tersebut adalah Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menurut
Hasan, merupakan hasil pemikiran panjang dan mendalam. Program serupa telah
diterapkan di 109 negara, dengan manfaat jangka panjang yang terlihat 10 hingga 20
tahun kemudian. Oleh karena itu, Hasan mengajak semua pihak untuk turut serta
mempercepat pelaksanaannya.

“Pemerintah pusat siapkan aturan dan anggaran. Pemerintah daerah bantu buatkan
dapurnya. Swasta juga boleh terlibat,” tegasnya.

Dalam forum tersebut, para kepala daerah juga menyampaikan berbagai masukan dan
usulan terkait pelaksanaan program MBG secara langsung kepada pihak BGN. Menurut
Hasan, kolaborasi dan komunikasi seperti ini penting untuk menghasilkan terobosan yang
berdampak nyata di lapangan.

Hasan turut mengingatkan bahwa pengelolaan dapur SPPG (Satuan Pelayanan
Pemenuhan Gizi) tidak boleh sembarangan. Setiap menu yang disajikan harus memenuhi
minimal 1/3 kebutuhan kalori harian, dan yang tak kalah penting, rasanya juga harus enak.

“Kalau makanannya nggak enak dan akhirnya nggak dimakan, ya tujuannya nggak tercapai.
Makanya saya bilang, kalau makanannya nggak enak, kirim saja catatan. Mubazir juga
kalau tidak dimakan,” ujarnya.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization